Online24, Maros— Pemerintah Desa Tenrigangkae bersama personel TNI Kostrad dan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di Jalan Poros Kariango, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan dengan membersihkan sejumlah titik yang dipenuhi sampah, terutama di sekitar jalan poros, jembatan dan aliran sungai. Aksi ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri sekaligus mengantisipasi dampak sampah terhadap pengguna jalan dan lingkungan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Desa Tenrigangkae yang akan dipusatkan di Perumahan Permata Lion pada 21-22 Agustus 2026 mendatang.
Kepala Desa Tenrigangkae H Wahyu Febri mengatakan, terdapat sejumlah titik yang menjadi sasaran aksi bersih-bersih. Salah satunya di sepanjang Jalan Poros Kariango yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah secara sembarangan.
“Beberapa titik kami lakukan aksi bersih-bersih bersama personel TNI dan masyarakat, utamanya di Jalan Poros Kariango. Di sini sering menjadi lokasi pembuangan sampah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, termasuk di area jembatan dan sungai,” kata Wahyu.
Menurutnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan. Sampah yang berada di pinggir jalan dapat terseret atau berserakan hingga masuk ke badan jalan.
Wahyu mengimbau masyarakat maupun pengguna jalan untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sepanjang jalan poros.
“Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi di tepi jalan poros karena bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan yang melintas. Kita membutuhkan kesadaran bersama agar lingkungan ini ke depannya lebih bersih, asri dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pengguna jalan, Agung, mengapresiasi kegiatan gotong royong yang dilakukan pemerintah desa, TNI dan masyarakat.
Dia mengaku sering melintas di kawasan tersebut dan melihat masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan.
“Sudah sering lewat sini. Ada banyak orang yang tidak bertanggung jawab, buang sampah semaunya. Ini sangat membahayakan, apalagi kalau sampahnya diseret hewan seperti anjing dan kucing ke jalan. Bisa mencelakai pengguna jalan yang melintas,” kata Agung.
“Ini luar biasa. Terima kasih untuk warga, TNI dan perangkat desa yang sudah mau bergotong royong menjaga kebersihan,” sambungnya.
Pemdes Tenrigangkae berharap aksi gotong royong tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Terlebih, rangkaian HUT ke-62 Desa Tenrigangkae akan berlangsung pekan depan dan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.











