Online24,Maros – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, membuat kebutuhan air bersih semakin mendesak. Di tengah kondisi tersebut, prajurit Kodim 1422/Maros menggelar salat istighosah dan doa bersama untuk memohon hujan kepada Allah SWT.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Makodim 1422/Maros, Senin (31/8/2026).
Doa bersama ini juga dilakukan di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Salat istighosah dipimpin Pasi Pers Kodim 1422/Maros, Lettu Inf Mustamin, Dia mengatakan momentum tersebut dinilai tepat untuk memanjatkan doa, mengingat kekeringan dan karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah.
“Dimana sekarang kita tengah dilanda bencana nasional kekeringan musim panas serta kebakaran hutan dan lahan. Oleh karenanya momentum ini adalah untuk memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan pertolongan dengan menurunkan hujan,” kata Mustamin.
Sementara itu, Dandim 1422/Maros Letkol Arm Agung Yuhono, S
mengatakan bencana yang terjadi merupakan kehendak Allah SWT.
Namun, manusia tetap harus berikhtiar menghadapi kondisi tersebut, salah satunya dengan memanjatkan doa.
Menurutnya, salat istighosah menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar hujan segera turun, terutama di wilayah yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Semoga dengan dilaksanakannya salat istighosah segera datang keajaiban hujan pada umumnya Sulawesi Selatan dan khususnya wilayah Kabupaten Maros. Di mana saat ini ada beberapa tempat yang sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” harap Agung.
Kodim 1422/Maros berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengatasi krisis air sekaligus mengurangi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Maros.











