Kuota Haji Maros Naik, 475 Jemaah Berangkat 2027

banner 468x60

Online24,Maros – Kuota jemaah haji Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk keberangkatan tahun 2027 kembali bertambah. Jumlah kuota yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 463 jemaah kini menjadi 475 orang.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros, Ahmad Ihyadin, usai acara Zikir dan Doa dalam rangka Hari Khidmat di Masjid Agung Maros, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Turikale, Selasa (7/9/2026).

 

“Kuota jemaah berdasarkan nomor porsi bertambah dari 453 menjadi 455 orang,” kata Ahmad.

 

Penambahan kuota juga terjadi pada kategori jemaah lanjut usia (lansia). Sebelumnya, kuota lansia ditetapkan sebanyak 10 orang, kini bertambah menjadi 17 orang.

 

“Sebanyak 17 jemaah lansia tersebut rata-rata berusia minimal 85 tahun,” bebernya.

 

Bahkan, jemaah lansia tertua yang masuk dalam daftar saat ini berusia 90 tahun.

 

 

Ahmad mengatakan seluruh calon jemaah haji nantinya tetap harus mengikuti proses istitha’ah kesehatan sebagai salah satu persyaratan keberangkatan.

 

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tahun ini akan dilakukan lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Hal itu dilakukan untuk memastikan jemaah yang diberangkatkan benar-benar memenuhi persyaratan kesehatan.

 

“Kita berdoa mudah-mudahan semua bisa sehat berangkat melalui proses istitha’ah kesehatan yang tahun ini agak diperketat sedikit,” ujarnya.

 

Selain persiapan kesehatan, proses administrasi jemaah juga mulai dilakukan. Saat ini sekitar 90 persen calon jemaah telah menyerahkan paspor dan menjalani proses Bio Visa.

 

“Bio Visa dilakukan untuk perekaman data sebagai bagian dari proses penerbitan visa haji,” imbuhnya.

 

Ahmad menjelaskan proses administrasi tersebut dilakukan lebih awal agar seluruh dokumen jemaah dapat disiapkan sebelum memasuki tahapan pemberangkatan.

 

 

Terkait biaya haji 2027, Kemenhaj Maros masih menunggu aturan resmi pemerintah mengenai besaran biaya pelunasan.

 

“Ini belum ada Keppres-nya, aturannya. Kita sementara menunggu. Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan paling tidak sama dengan tahun lalu,” ujarnya.

 

Meski besaran biaya resmi belum ditetapkan, Ahmad mengimbau calon jemaah mulai mempersiapkan dana pelunasan sejak sekarang.

 

Dia menyarankan jemaah menyiapkan anggaran minimal Rp 30 juta.

 

“Kalaupun ada lebihnya dari uang yang sudah disiapkan, itu kan bisa dipakai untuk keperluan-keperluan yang lain,” katanya.

 

Ahmad menyebut biaya pelunasan pada tahun sebelumnya berada di kisaran Rp 28 juta. Saat itu, masih terdapat pengembalian dana kepada jemaah.

 

 

Sementara itu, Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur menyambut baik penambahan kuota haji tersebut.

 

Pemkab Maros, kata dia, siap mendukung seluruh proses persiapan dan pelayanan jemaah haji asal Maros.

 

“Alhamdulillah, kita tentu bersyukur dengan adanya penambahan kuota ini. Pemerintah Kabupaten Maros akan terus mendukung agar persiapan dan pelayanan jemaah haji bisa berjalan dengan baik,” kata Muetazim.

 

Dengan penambahan tersebut, total kuota jemaah haji Maros untuk keberangkatan 2027 menjadi 475 orang, terdiri dari 455 jemaah berdasarkan nomor porsi dan 17 jemaah lansia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *