Dua Titik Api Muncul Lagi di Bulu Saukang Maros, Damkar Turun Tangan

banner 468x60

Online24,Maros— Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Maros kembali melakukan penyisiran di kawasan wisata Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu. Petugas menemukan dua titik api di area Pos 5 yang diduga berasal dari sisa rerumputan kering bekas kebakaran.

 

Penyisiran dan pemadaman dilakukan pada Selasa malam (8/9/2026), setelah petugas menerima laporan dari masyarakat dan pengelola wisata terkait munculnya kepulan asap di kawasan tersebut.

 

Kasi Sarpras dan Informasi Damkarmat Maros, M. Ilham Halim Syah, mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan tidak ada api yang kembali membesar dan meluas.

 

“Petugas di lapangan menangani dan melakukan pemadaman pada titik api yang bersumber dari tumpukan rumput kering sisa kebakaran beberapa hari lalu. Langkah cepat ini diambil guna mencegah kobaran api kembali membesar dan meluas ke area sekitarnya,” kata Ilham, Rabu (9/9/2026).

 

Dalam operasi tersebut, tim menemukan dua titik api yang muncul di rerumputan kering di celah bebatuan Pos 5. Api kemudian dipadamkan menggunakan jet shooter atau pompa punggung.

 

Sebanyak 18 personel dilibatkan dalam operasi penyisiran dan pemadaman. Kegiatan dimulai sekitar pukul 19.53 Wita dan berakhir pada pukul 23.35 Wita.

 

Operasi dipimpin Komandan Posko Pencegahan dan Penanganan Karhutla Wilayah Tompobulu, M. Jalaluddin Roem Nurdin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Damkarmat Maros.

 

Posko Karhutla Dibentuk

 

Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan Bulu Saukang pada Senin malam (7/9/2026). Bulu Saukang berada di Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

 

Bulu Saukang merupakan salah satu destinasi pendakian yang banyak dikunjungi para pencinta alam. Kawasan tersebut memiliki ketinggian sekitar 332 meter di atas permukaan laut (mdpl).

 

Pasca kebakaran, Pemerintah Kabupaten Maros membentuk Posko Pencegahan dan Penanganan Karhutla di Wilayah Tompobulu. Posko tersebut dibentuk sejak Senin (7/9/2026) berdasarkan instruksi Bupati Maros A.S. Chaidir Syam.

 

Pembentukan posko dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus mempercepat penanganan apabila kembali ditemukan titik api di kawasan Bulu Saukang.

 

Damkarmat Maros memastikan penyisiran terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya api susulan, terutama pada area yang masih terdapat rerumputan dan material kering sisa kebakaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *