IKA Dokter Radiologi Unhas Bagi 10.000 Masker ke Pengemudi Ojol

Online24, Makassar – Masker menjadi barang langkah sejak Virus Korona mewabah di Tanah air. Kalaupun ada harga masker sangat mahal dibanding sebelum masuknya Covid-19.

Melihat keadaan tersebut sejumlah dokter yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Radiologi Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, membagikan masker kain kepada pengemudi online yang ada di Kota Makassar, Minggu (5/4/2020).

Pemberian masker kain secara gratis ini dimaksudkan agar para driver online bisa lebih menjaga diri dari adanya penyebaran Covid-19. Selain membagikan masker kain, dokter ini juga memberikan pemahaman tentang penyebaran Covid-19 dan cara mencegahnya.

Pembagian dilakukan di depan rumah makan cepat saji, KFC di jalan AP Pettarani. Satu persatu ojek online yang sedang menunggu pesanan diberikan masker. Sejumlah karyawan KFC juga diberi Masker.

Dokter Radiologi Unhas, Prof Dr dr Muh Ilyas, Sp.Rad(K) mengatakan, ada lebih dari 10.000 masker kain yang dibagian untuk merek yang membutuhkan. Antara lain, pengunjung rumah sakit, ojek online, tukang becak dan lainnya.

“Pemberian masker kain ini untuk melindungi masyarakat. Pasalnya, saat ini sangat sulit untuk mendapatkan masker standar medis, jadi dengan kain juga tidak masalah digunakan,” ungkapnya.

Lanjut Dokter Taufiqqulhidayat Ande Abdul Latif mengatakan Pembagian masker ini akan terus dilakukan IKA Radiologi Unhas, tak hanya Masker rencannya juga akan membagikan vitamin kepada warga untuk menambah daya tahan tubuh.

“Kita akan terus melakukan bagi bagi masker, bahannya sebagian masih dijahit, ini demi melindungi masyarakat dari wabah Corona dan juga makin banyak warga yang gunakan masker tentu juga akan membantu tenaga medis. Ayo bantu kami dengan memakai Masker,” harap Dokter Radiologi yang akrab disapa Dokter Onasis itu.

Pembagian Masker itu juga dihadiri langsung oleh Ketua Ika Radiologi Unhas, dr Suci Domopolii

Salah seorang driver online, Rahmat yang ditemui mengatakan sangat berterima kasih dengan pemberian masker secara gratis tersebut. “Kita berterima kasih karena ada yang memberikan masker, meskipun hanya kain. Ini bisa kami gunakan jika sedang bekerja di luar,” ungkapnya. (*)