Rudyanto Lallo Tegaskan Agar Sekolah Gunakan Dana BOS Sesuai Aturan yang Berlaku

Ilustrasi Dana BOS

Online24jam, Makassar, – Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera memfasilitasi siswa kurang mampu yang terkendala mengikuti sekolah daring. Siswa harus difasilitasi paket kuota internet hingga gawai.

“Yang menjadi kendala dalam proses belajar daring di masa pandemi COVID-19 ini adalah soal ketersediaan kuota internet atau alat komunikasi berupa gadget atau gawai untuk mendukung proses belajar siswa secara daring. Karena tidak semua orang tua murid dan orang tua siswa itu merupakan orang yang berkecukupan atau mampu memiliki alat tersebut,” ujar Rudi , Kamis (6/8/2020).

Rudi prihatin dengan banyaknya siswa khususnya siswa SD dan SMP yang tidak dapat mengikuti proses belajar daring secara maksimal di masa pandemi COVID-19. Terlebih ada siswa yang tetap ke sekolah meminjam komputer sekolah untuk mengikuti proses belajar daring.

Memang pemerintah harus mencari solusinya, mencari jalan terbaik supaya tidak ada anak yang tidak bersekolah dengan tidak mengikuti proses belajar mengajar secara daring,” katanya.

Menurutnya, hingga saat ini belum diketahui kapan masa pandemi COVID-19 akan selesai di Makassar dan sekolah tatap muka dapat dilakukan.

“Kebijakan pendidikan kita belum memungkinkan dilakukan secara tatap muka. Sehingga memang pemerintah kota harus memikirkan, khususnya kepada murid-murid dan siswa-siswa yang dalam kategori tidak mampu,” tegasnya.

“Kalau yang mampu kan rata-rata pasti punya, sisa memang ketersediaan pulsa yang harus dicek dan dibantu,” lanjutnya.

Rudi tidak mempermasalahkan adanya SMP di Makassar yang membeli gawai untuk dibagikan kepada para siswa selama masa belajar daring berlaku. Namun penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelian gawai harus sesuai aturan yang berlaku.

“Penggunaan dana BOS, sepanjang sesuai dengan peraturan perundang-undangan silakan saja. Yang perlu digaris bawahi sekarang memang pemerintah harus hadir khusususnya memberi pelayanan kepada orang tua atau siswa yang kurang mampu,” tegasnya.