Tiga Hal Penting yang Harus Diperhatikan PPS Dalam Pelaksanaan Pilkada di Lutra

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Anggota PPS se-Luwu Utara

Online24, Luwu Utara – Bupati Luwu Utara melalui Asisten Administrasi Umum, Eka Rusli, memberikan apresiasi kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Lutra yang telah dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Anggota PPS pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara Tahun 2020 mendatang, Senin (15/6/2020), di Aula Demokrasi KPU Luwu Utara.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Angggota PPS se-Luwu Utara ini dilakukan secara virtual atau melalui video conference (vicon) oleh Ketua KPU Luwu Utara di 48 titik, dan dihadiri Kapolres Luwu Utara AKBP Agung Danargito, Kajari Luwu Utara Indawan Kuswadi, Ketua Bawaslu Luwu Utara Muhajirin, serta para Kepala Perangkat Daerah.

Asisten Eka Rusli menyebutkan, ada tiga hal mendasar yang harus diperhatikan Anggota PPS dalam menyongsong perhelatan demokrasi Pilkada Lutra pada Desember 2020 mendatang. Tiga hal tersebut adalah kemandirian, integritas, dan profesional. Ketiga hal ini, sebut dia, harus dikedepankan PPS dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota PPS.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Anggota PPS se-Luwu Utara

“Pilkada tahun ini adalah tantangan tersendiri buat teman-teman PPS karena kita berada di tengah wabah covid-19,” kata Eka. Kendati demikian, sebut Eka, semakin banyak tantangan akan semakin besar pula pahala yang akan didapat. “Kita berharap, meskipun tantangannya besar, kita bisa menyelesaikan tugas ini dengan baik,” harap dia.

Sementara itu, Ketua KPU Lutra, Syamsul Bachri, menyebutkan, pelantikan dan pengambilan sumpah Anggota PPS merupakan salah satu tahapan dari pelaksanaan Pilkada Serentak di seluruh Indonesia dan ini juga secara serentak dilaksanakan pada hari ini. “Yang membedakan adalah pelantikan dilaksanakan secara virtual akibat covid-19,” ujar Syamsul.

Mantan Plt. Sekda Lutra ini meminta PPS untuk segera menyusun data pemilih dari rumah ke rumah, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. “Selesai pelantikan, langsung koordinasi dengan aparat desa dan kelurahan. Paling lambat satu minggu, dan jalin koordinasi dengan semua pihak, sehingga membantu kita dalam melaksanakan tugas,” harapnya. (*)