Peresmian Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung

Online24jam, Makassar, – Bank Indonesia mendukung penuh pengembangan pariwisata di Sulawesi Selatan mengingat sektor pariwisata dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru dan membantu Indonesia mengurangi defisit transaksi berjalan.

Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Prov. Sulsel, Endang Kurnia Saputra, mengatakan, BI Sulsel telah mendorong pengembangan wisata unggulan di Sulawesi Selatan, antara lain Kawasan Karst Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Kawasan Ekowisata Mangrove Tongke-tongke, Kabupaten Sinjai dan Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung, Kota Makassar.

“Ini untuk mendorong juga aktivitas masyarakat setempat ditengah pandemi ini. Kita lihat selama pandemi respon masyarakat terhadap pariwisata paling tinggi yakni 22 persen. Dan khusus destinasi alam terbuka itu sebesar 24 persen makanya kita sasar ekowisata mangrove yang terlwtak di Kelurahan Bira Kecamatan Biringkanaya ini,” demikian disampaikan dalam acara persemian Program Sosial Bank Indonesia (PSBI)
di Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung, Kamis (18-06-2020).

Menurutnya, Kota Makassar dikenal memiliki banyak potensi pariwisata seperti wisata sejarah dan keindahan maritim. Selain itu, keragaman kuliner juga dapat menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi pengunjung di Kota Makassar. Untuk itu menjawab kebutuhan itu, perlu dikembangkan objek wisata Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung yang dinilai memiliki keunggulan sehingga memungkinkan untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Bersama Pj. Walikota Makassar, peresmian turut dihadiri oleh kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel beserta Bappeda Kota Makassar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Pj. Walikota Makassar menyampaikan perlunya strategi untuk mendorong kembali pertumbuhan ekonomi pasca berakhirnya pandemi COVID-19. Salah satu upaya recovery adalah melalui pengembangan sektor pariwisata. Selanjutnya disampaikan pula bahwa fokus pariwisata Kota Makassar adalah wisata alam terbuka dengan ciri maritim.

“Ini moment penting untuk mendorong pariwisata khususnya di Kota Makassar. Karena kita ketahui salah satu sektor yang terhambat ditengah pandemi ini yakni sektor pariwisata. Dan kita mendorong sektor ini untuk kembali bangkit minimal meminimalisirkan dampak covid terhadap sektor pariwisata,” ucap Prof Yusran.

Menurut, Yusran Pariwisata merupakan salah satu sektor andalan pertumbuhan di Kota Makassar.

Seperti diketahui, Lantebung sangat indah, merupakan destinasi wisata masyarakat tidak jauh dari pusat perkotaan, diharapkan kerjasama untuk tetap menjaga dan memperhatikan ekowisata lantebung agar bisa menjadi ikon baru Kota Makassar.