Aksi Warga Rusunawa Mariso di Kantor Balai Kota Makassar Nyaris Ricuh

Online24jam, Makassar, – Ratusan warga penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dari Kelurahan Lette dan Kelurahan Pannambungang, melakukan aksi unjukrasa di kantor Balai Kota Makassar, Senin,(03-08-2020).

Dalam aksinya, mereka menagih janji-janji pengelolah Rusun dan Kepala UPTD Rusunawa. Seperti listrik dan bea balik nama yang biayanya melonjak dan diduga jadi bahan pungutan liar.

Kedatangan warga yang didukung Kesatuan Komando Mahasiswa itu menuntut Penjabat Wali Kota, Rudy Djamaluddin untuk mencopot Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kumuh Kota Makassar, Fatur Rahim jika tidak mampu menyelesaikan masalah dugaan pungli yang mencekik warga.

Salah seorang pengunjuk rasa, bernama Rada mengaku dirinya sebagai korban pungutan tersebut. Dirinya merasa keberatan atas sisa pembayaran yang ditinggal pergi penghuni sebelumnya. Dengan total tagihan 4,5 juta.

“Saya ini janda nak, umurku sudah 70 tahun dan tidak punya penghasilan tetap. Dimana ka mau dapat uang.” ujarnya.

Padahal menurutnya ia baru masuk dan harus ditagih sebanyak itu. Hal ini diakui terjadi setelah pergantian pengelola.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu warga mengatakan sudah mendatangi kantor Dinas Perumahan dan Pemukiman Kumuh, dan bertemu langsung Kadis, Fatur Rahim.

“Saat itu Pak Kadis berjanji menyelesaikan masalah ini tapi nyatanya sampai hari ini, masalah kian berlarut-larut,” ujar warga lain.

Aksi ini nyaris ricuh saat warga mendesak masuk di depan pintu pagar kantor balai kota yang dijaga ketat aparat kepolisian dan Satpol PP. Aksi juga dilanjutkan di lokasi Rusunawa.