Mercy Relief Singapura dan HP Foundation gandeng ACT salurkan Swab Booth Covid-19 di Makassar⁣

Online24jam, Makassar, – Terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis selama penanganan covid-19, menjadi alasan lembaga kemanusiaan Mercy Relief asal singapura bersama HP Foundation untuk melakukan pengadaan swab booth atau bilik swab test.⁣

Update terakhir sejak rilis ini dibuat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sebanyak 307.930 kasus harian untuk infeksi positif covid-19 di seluruh dunia, sedangkan data yang disajikan situs Worldometers memperlihatkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kasus harian covid-19 tertinggi di dunia.⁣

Dalam aksinya, HP Foundation dan Mercy Relief menggandeng Lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk melakukan pendistribusian swab booth tersebut, adapun target wilayah implementasi yang dipilih adalah Negara Indonesia lebih tepatnya di Provinsi Sulawesi Selatan.⁣

Terpilihnya Sulawesi Selatan sebagai lokasi implementasi karena wilayah Sulsel tercatat sebagai salah satu wilayah zona merah untuk kategori penularan covid-19 tertinggi sebagaimana pernyataan resmi dari Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia.⁣

Pada Jum’at 18/9, sebanyak 10 swab booth telah disalurkan ke 9 rumah sakit dan 1 puskesmas diantaranya RSUD Salewangan Sanggalea Kab. Maros, RS Sayang Bunda Makassar, RSUD Labuang Baji Makassar, RSUD Haji Makassar, RSI Faisal Makassar, RS Ibnu Sina YW UMI Makassar, RSUD Syekh Yusuf Gowa, RS Dadi Makassar, RS Akademis Jaury, dan Puskesmas Somba Opu Kab. Gowa.⁣

Swab Booth ini dirancang sedemikian rupa agar petugas medis yang hendak melakukan swab test covid-19 kepada pasien tidak terkontaminasi oleh udara luar walau tanpa menggunakan APD dan pada bagian atas ditambahkan lampu untuk penerangan serta exhaust agar petugas yang berada didalam tidak kepanasan. Selain itu, swab booth yang berbentuk persegi ini dilengkapi dengan roda sehingga bisa ditempatkan sesuai keperluan atau dijemur dibawah terik matahari untuk mematikan kontaminasi kuman setelah beberapa kali pemakaian.⁣
Andi Syurganda selaku Head Program ACT Sulsel mengatakan bahwa hadirnya swab booth covid-19 ini sebagai solusi penghematan pemakaian APD untuk tenaga medis di tengah tingginya kasus covid-19 di Sulawesi Selatan.⁣

“Kemitraan ACT, HP Foundation dan Mercy Relief ini diharapkan bisa menekan secara drastis angka penularan Covid-19 khususnya di Sulsel yang masih tergolong tinggi. “Bilik Anti Corona” ini adalah salah satu solusi untuk mengurangi penggunaan APD yang kadang langka atau cepat habis karena sifatnya yang sekali pakai. ACT akan terus berusaha bersinergi bersama pemerintah dalam melawan penularan covid-19, mengingat ini adalah tugas bersama.” ujarnya⁣

Selain itu, beragam program kemanusiaan yang diinisiasi oleh ACT selama masa pandemi ini diantaranya memberikan modal usaha usaha kepada umkm yang terdampak melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro (WMUM), aksi berbagi masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, pendistribusian APD ke rumah sakit dan puskesmas, warung gratis untuk pekerja harian yang terdampak hingga terkena phk dan beragam program lainnya.