Pastikan Belajar Daring Berjalan Baik, Chaidir Syam Janjikan Internet Gratis di 14 Kecamatan

Online24, Maros – Untuk memastikan proses belajar mengajar selama masa pandemi tetap berjalan baik, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari akan menyiapkan fasilitas internet gratis di 14 kecamatan bagi para pelajar dan juga mahasiswa.

Hal itu disampaikan oleh Chaidir Syam saat menghadiri undangan warga di kecamatan Tompobulu. Ia menyebut, salah satu kesulitan pelajar maupun guru khususnya di daerah terpencil saat ini adalah akses internet untuk belajar mengajar.

“Ini memang menjadi bagian dari program kami dalam membantu pelajar dan mahasiswa yang kesulitan selama ini dalam masa pandemi, khususnya di daerah terpencil yah. Makanya kami akan siapkan fasilitas itu. Nanti akan ada satu titik satu kecamatan dulu,” katanya, Rabu (30/09/2020).

Lebih lanjut Chaidiri menyebut, program ini sedianya akan menjadi salah satu program pemerintah kedepannya jika pasangan yang memiliki tagline Hati Kita Keren itu terpilih di Pilkada Maros 2020 nanti. Bahkan, ia pun akan mendorong ketersediaan internet gratis di setiap desa dan kelurahan.

“Insya Allah kalau kami terpilih, program ini akan kami lanjutkan. Nantinya akan kita siapkan akses internet gratis itu di setiap desa dan kelurahan untuk memastikan tidak ada lagi pelajar maupun mahasiswa dan guru yang tidak bisa belajar mengajar karena akses internet,” ujarnya.

Program ini, kata dia, menjadi salah satu dari 4 program penanganan Covid 19 yakni bagaimana memastikan terlaksananya proses belajar mengajar jarak jauh tetap berjalan baik dengan memberi bantuan sarana dan prasarana pembelajaran.

“Rencana hari jumat yang akan datang akan diresmikan 1 titik Ruang Belajar Bersama dan Wifi Gratis di Kecamatan Turikale. Sebagai prototipe yg akan memberi gambaran 13 kecamatan lainnya,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Chaidir dan Suhartina masih terus melakukan sosialisasi secara ‘door to door’. Namun, sejak adanya penetapan dan juga nomor urut, pasangan calon kepala daerah ini mengaku lebih mengedepankan lagi protokol kesehatan dan sosialisasi via livestreaming medsos untuk mencegah pandemi covid-19.

“Kami saat ini memang lebih ketat lagi kalau setiap ada kunjungan. Seperti membatasi jumlah warga yang hadir tidak lebih dari 50 orang, terus wajib pakai masker dan kami juga siapkan hand sanitizer dan tempat cuci tangan dan juga thermal gun,” Pungkasnya.