Kapolda Sulteng Hadiri Groundbreaking Pembangunan Smelter Nikel dan Galena di KEK Palu

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso menghadiri acara groundbreaking pembangunan Smelter Nikel dan Galena, Rabu (28/10/2020), di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pantoloan, Kota Palu.

Onlind24, Palu – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso menghadiri acara groundbreaking pembangunan Smelter Nikel dan Galena, Rabu (28/10/2020), di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pantoloan, Kota Palu.

Groundbreaking atau peletakkan batu pertama tersebut dihadiri dan sekaligus diresmikan pembangunannya oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Longki Djanggola, M.Si, Danrem 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf, MA, Dan Lanal Palu dan sejumlah tamu udangan lainnya.

Acara yang juga dihadiri oleh Presiden Komisaris PT Trinitan Metals and Minerals (TMM), Tbk, Komjen Pol (Pur) Drs. Ismerlada Lebang itu diawali dengan laporan Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST), H. Mulhanan Tombolotutu, SH tentang perkembangan KEK Palu sejak mulai dibentuk tahun 2014, dimana sebelumnya masih berstatus kawasan industri meningkat menjadi KEK Palu pada tahun 2017 dan pada Tahun 2020 KEK Palu diresmikan oleh Menko Perekonomian RI.

Dalam laporannya, Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa sudah ada 38 tenant yang berinvestasi di Kawasan KEK Palu.

“Hari ini kita bisa groundbreaking perusahaan yang berskala besar yaitu pembangunan Smelter Galena dan Nikel di KEK Palu oleh PT. Trinitan Metal and Mineral , Tbk. Dan kemudian secara bertahap ada 6 perusahaan besar lagi yang akan segera menyusul membangun smelter di lokasi KEK Palu, salah satunya yaitu perusahaan asal Korea yang akan membangun smelter baterai lithium untuk bahan bakar kendaraan berbasis listrik,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulteng dalam kata sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT. TMM, Tbk, dan seluruh tenant yang sudah berinvestasi di KEK Palu.
Gubernur Sulteng mengungkapkan bahwa PT TMM, Tbk akan dibangun diatas lahan seluas 200ha berdasarkan hasil penandatangan kerjasama antara PT. TMM, Tbk dengan PT. BPST pada tanggal 16 September 2020 lalu, dimana dalam poin kerjasama itu, PT. BPST akan menyediakan lahan tersebut.

“Pabrik Smelter ini akan beroperasi pada tahun 2021 dengan memanfaatkan teknologi Hidrometalurgi Step Tempratur acid Leach ( STAL) yang diklaim sebagai tehnologi ramah lingkungan dan murah dari sisi investasi dibanding teknologi pemurnian nikel Lainnya seperti High Pressure Acid Leach (HPAL),” ungkapnya.