Dikawal Brimob, 4.300 Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Tiba di Luwu Utara

dprd-makassar

Online24, Luwu Utara – Sebanyak 430 vial atau 4.300 dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac tiba di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Senin (16/3/2021). Ribuan dosis ini akan digunakan untuk penyuntikan dosis kedua sebanyak 1.800 dosis bagi para pelayan publik. Sementara lebihnya, 2.500 dosis, akan digunakan pada vaksinasi tahap ketiga, yang rencananya akan menyasar para lansia, para pedagang di pasar dan pegawai di instansi vertikal yang memang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi.

Vaksin diserahkan Tim Vaksinasi COVID-19 Provinsi Sulawesi Selatan, dan diterima secara simbolis Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Utara, Marhani Katma, di Halaman Gudang Farmasi Dinkes Luwu Utara. Penyerahan ribuan vaksin ini dikawal ketat Aparat Kepolisian dari Polda Sulsel dan Brimob. “Insya Allah, ribuan dosis vaksin ini nantinya akan menyasar para pelayan publik yang sudah menerima dosis pertama, dan selebihnya akan kita berikan kepada lansia, pedagang di pasar, dan pegawai instansi vertikal,” ujar Marhani.

Terkait lansia, pihaknya akan memberikan vaksin secara door to door, dengan mengunjungi rumah masing-masing. “Lansia ini kan tidak memiliki komunitas atau organisasi, makanya nanti kami menyasar mereka per rumah tangga,” terang dia. Dia berharap, para tim vaksinator yang sudah dibagi nantinya bisa maksimal memberikan pelayanan vaksinasi kepada lansia, meskipun harus melakukannya per rumah tangga. “Ini sementara kami data, dan semoga 2.500 dosis yang masuk tahap ketiga bisa kita maksimalkan,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, cakupan vaksinasi COVID-19 di Luwu Utara tahap kedua bagi pelayan publik untuk dosis pertama sudah mencapai 1.701 dosis dari jumlah sasaran 1.800 atau 94,50%. Jadwal vaksinasi tahap kedua dosis kedua akan dilakukan pada Selasa 17 Maret 2021. Program vaksinasi COVID-19 adalah program prioritas pemerintah sebagai ikhtiar bersama untuk dapat lepas dari pusaran wabah COVID-19. Dengan vaksinasi, diharapkan mampu membentuk kekebalan komunal, sehingga masyarakat bisa hidup normal kembali.

Pemkot Makassar