Bantah Pernyataan BRI, Sigit Prasetya : Saya Nyetor di Bank Bukan Nitip ke Perorangan

Sigit Prasetya nasabah bak BRI unit Toddopuli, saat memperlihatkan salinan rekening koran miliknya
dprd-makassar

Online24, Makassar – Raibnya tabungan nasabah, Sigit Prasetya di kantor BRI Unit Toddopuli mengundang reaksi pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Makassar, Muhammad Fikri, ia mengatakan pelaku yang menipu Sigit Prasetya pada 2018 sudah tidak aktif lagi sebagai karyawan BRI unit Toddopuli.

“Pelaku merupakan mantan pekerja yang sudah tidak terafiliasi dengan BRI,” ujar Muhammad Fikri, Selasa (16/3/2021) lalu.

Mendengar hal itu, korban, Sigit Prasetya mengatakan tidak masuk akal jika pelaku dinyatakan tidak aktif lagi pada 2018 saat melangsungkan aksinya tersebut.

Ia mengatakan, Kejadian betul adanya bahwa tgl 29/08/2018 dirinya mendatangi kantor BRI unit toddopuli atas ajakan sodara Ilman untuk menginvestasikan uangnya mengikuti program simpedes hadiah langsung oleh Bank BRI. Bahwa dirinya belum mengikuti program tersebut sebab ia adalah nasabah Bank BRI dan sepengetahuannya Bank BRI adalah Lembaga institusi yang terdaftar di OJK dan merupakan perusahaan BUMN.

Baca Juga : Uang Nasabah Senilai Rp400 Juta Raib di BRI Unit Toddopuli Makassar

Sigit berujar bahwa dirinya tidak pernah melakukan penarikan dan pembatalan setelah penyetoran. Hanya selisih persekian detik (49 detik). “Logikanya kita Menghitung uang 400 juta di teller Butuh waktu berapa menit untuk memastikan uang saya cukup atau kurang 400juta. Uang saya, kalau saya menarik pada waktu persekian detik kenapa Ilman selaku pegawai BRI memberikan hadiah dari program Simpedes, hadiah langsung yang di adakan Bank BRI unit Toddopuli pada tgl 05/11/2018 jadi saya Beranggapan uang saya masih di dalam Bank BRI, dan saya tidak pernah menarik uang tersebut pada tgl 29/08/2018 tepatnya pukul 14.05.29. Sebagaimana yang tercatat dalam rekening koran” kata Sigit (17/3/21) malam saat ditemui Awak Media.

Lebih lanjut ia berpesan kepada pihak BRI kalaupun ada bukti transaksi penarikan tersebut dirinya membantah kalau itu tanda tangan asli dan yang bersangkutan saudara Ilman karyawan BRI sudah memberikan pernyataan permohonan maaf kepadanya dan itu dapat ia Buktikan melalui pesan sms.

Terakhir Sigit mengatakan tidak pernah menitipkan uang kepada sodara Ilman pegawai BRI, dirinya menabung di Bank bukan dititip ke Ilman.