P3E SUMA Tertarik Budidayakan Maggot Sebagai Solusi Tepat Tangani Sampah Organik di Makassar

dprd-makassar

Online24jam, Makassar, –  Sosialisasi dan budidaya Maggot di Makassar kini makin digandrungi lantaran Maggot tersebut merupakan Serangga Pengurai Sampah yang punya manfaat untuk tanaman dan juga pakan ternak.

Salah satunya adalah upaya yang dilakukan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E SUMA) yang melakukan kunjungan dan studi Maggot di Bank Sampah Pelita Harapan yang terletak di jln. Pelita Raya Makassar.

Dr. Ir. Darhamsyah, Kepala pusat P3E Sulawesi Maluku KLHK mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar bisa seperti instansi lain dalam hal penanganan lingkungan hidup.

“Kami ingin mempelajari siklus dari si maggot itu sendiri, karena nantinya mereka akan mencoba menerapkan pola pengolahan sampah organik dengan metode BSF. Dengan harapan, nanti para staff P3E SUMA ini mampu memahami dan mengelola sampah organik dengan metode BSF dan juga mereka mampu memberikan informasi ini kepada para tamu atau instansi pemerintah tentang pentingnya pengolahan sampah organik (makanan),” paparnya. Senin (19-04-2021).

Lebih lanjut dikatakan bahwa selama ini masyarakat hanya mengolah limbah sampah plastik (an Organik) padahal keberadaan sampah organik pun dari limbah makanan juga perlu perhatian.

“Karena kita tahu bersama bahwa sampah organik terutama sisa makanan adalah salah satu jenis sampah yang paling mendominasi dari jenis sampah lainnya, sehingga sampah organik berada di persentasi yang paling tinggi dikisaran 60-70 %. Maka dengan angka itu, jelas ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama.” terangnya.

Selain itu, Darhamsyah juga sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Yayasan Peduli Negeri (YPN) Makassar, yang bisa berkomitmen sejak awal dan berkelanjutan menangani persampahan di Makassar.

“Kami juga sangat mengapresiasi apa yang dilakukan YPN selama ini. Mereka telah berkomitmen sejak awal dan berkelanjutan dalam menangani persampahan di Kota Makassar.” Pungkasnya.

Sementara, Andi Nurdianza, Manager Program Lingkungan YPN menjelaskan kehadiran staf dan pimpinan P3E SUMA ini adalah sebagai bentuk Pengenalan dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dengan Metode Biokonversi Alami (Black Soldier Fly (BSF) /Maggot).

“Lebih pada kunjungan dan bertukar informasi tentang pengolahan maggot. Dan tata cara budidaya maggot.” Ujar aktivis lingkungan ini.

“Intinya sih, mereka datang ke BS Pelita Harapan untuk melakukan kunjungan dan melihat langsung tata cara pengolahan sampah organik (makanan) dengan metode black soldier fly (BSF) Maggot.” lanjutnya.

Diketahui, Bank Sampah Pelita Harapan adalah salah satu contoh Bank Sampah unit yang dikelola oleh masyarakat binaan YPN. Dengan harapan keberadaan BS Pelita Harapan ini, juga bisa jadi contoh bagi masyarakat lain untuk bisa ikut membudidayakan maggot di tengah masyarakat.

Pemkot Makassar