Marak Pinjaman Online Baznas Kota Makassar Beri Bantuan Modal UKM, Ashar Tamanggong: Kita Lawan Rentenir!

Sejumlah penerima bantuan modal usaha kecil menengah (UKM) di kantor Baznas Kota Makassar. Minggu (24-10-2021).
dprd-makassar

Online24jam, Makassar, – Hari ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar melaunching program unggulan Bantuan Operasional Dhuafa Produktif, yang di gelar di pelataran parkiran Kantor Baznas di jalan. Teduh Bersinar, Kota Makassar, Minggu (24-10-2021).

Bantuan ini berupa modal usaha untuk kalangan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan sekaligus pendampingan bagi penerima bantuan. Sedikitnya 19 Usaha Kecil Menengah (UKM) mendapatkan bantuan berupa modal usaha dan 38 pelajar dan Mahasiswa tidak mampu mendapat bantuan Beasiswa.

Ketua Baznas Kota Makassar, Ashar Tamanggong mengatakan, “Hari ini kita melaunching program Bantuan Operasional Dhuafa Produktif. Bantuannya bervariasi dari kisaran 2 juta hingga 5 juta per orang. kita berharap dengan adanya bantuan modal ini semakin banyak masyarakat kita terselamatkan dari para rentenir.”

Pernyataan Ustas gaul ini tentu bukan sekedar isapan jempol semata. Pasalnya saat ini makin marak Pinjaman Online (Pinjol) yang membuat masyarakat malah makin sengsara karena tagihan yang membengkak karena bunga yang cukup tinggi.

“Jadi penerima bantuan ini kita sebut Saudagar Tangguh Baznas. Karena Baznas nantinya akan mengajarkan kepada penerima bantuan ini berupa tehnik bagaimana meningkatkan usaha dengan cara berinfaq. Olehnya itu Baznas kini punya tagline “Baznas Sudah Ada”.ujarnya.

“Tujuan utama kita adalah melawan rentenir jadi kita mau kedepan nanti tidak ada lagi keuntungan pedagang yang digunakan bayar ke rentenir. Kita harapkan mereka bisa tumbuh dan berkembang sehingga dari posisi Mustahik (penerima) menjadi Muzakki (Pemberi).” Lanjut ATM singkatan nama Ashar Tamanggong.

Peluncuran Bantuan Operasional Dhuafa Produktif, Baznas Kota Makassar. Minggu (24-10-2021).

Lebih lanjut dalam laporannya disebutkan, bahwa saat ini banyak yang terdampak oleh Pandemi. Sehingga dengan bantuan modal usaha ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat dan belajar berusaha.

Di Baznas sendiri kata Ashar, masyarakat diberi modal tanpa perlu meminjam, tidak berbunga dan tidak ada penagih yang kasar.

“Jadi penerima bantuan itu cukup kita ajari berinfaq. Semakin banyak orang berinfaq maka semakin banyak kaum Dhuafa yang kita bantu. Jadi misal keuntungannya 200 ribu per hari tinggal infaq 5000 per hari. Jadi satu bulan cuma 150 ribu infaqnya. Ini akan jadi amal yang berlipat ganda bagi mereka. Jadi Insya Allah usahanya makin bagus, rejekynya juga makin bagus karena mereka berinfaq.” Jelasnya.

Harapannya semakin banyak orang yang berinfaq maka semakin banyak yang bisa terbantu.

“Bantuan ini rencananya akan terus bergulir. Diminta atau tidak diminta pihak Baznas akan terus bergerak mencari dan melakukan survey ke masyarakat. Kita juga sasar tiap pasar tradisional. Satu pedagang satu pasar. Dengan harapan ini bisa saling mengisi. Makin banyak yang kita bantu seiring juga dengan banyaknya orang berzakat.” Pungkasnya.

Pemkot Makassar