Dilantik sebagai Ketua HISKI Sulsel, Dr. Muliadi Dorong Perguruan Tinggi Jaga Kesusastraan Daerah di Makassar

dprd-makassar

Online24jam, Makassar, – Dr. Muliadi, M. Hum resmi dilantik Ketua Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Komisariat Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2021-2025 di Hotel Asyra, Kamis (4/11/2021).

Dr. Muliadi, M. Hum dilantik langsung oleh Ketua Umum HISKI Pusat, Prof. Dr. Suwardi Endraswara, M. Hum, yang dirangkaikan dengan Webinar Nasional dengan tema “Peran Sastra Milenial untuk Penguatan Budaya Nusantara dan NKRI yang menghadirkan narasumber KPS S-3 Pendidikan Bahasa Indonesia UNM Prof. Dr. Muhammad Rapi, M. S. Ketua Umum HISKI Prof. Dr. Suwardi Endraswara, M. Hum.

Prof. Suwardi Endraswara, mengatakan ketua terpilih HISKI Komisariat Sulsel agar secara rutin melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan literasi kesusastraan di Sulsel.

“Dalam setahun minimal harus ada seminar disamping mengerjakan kegiatan lainnya seperti meningkatkan literasi dalam bidang kesusastraan,”ungkapnya.

Ia menyebutkan saat ini HISKI sudah terbentuk sebanyak 70 yang tersebar seluruh Nusantara, tinggal satu wilayah yang belum membentuk yakni kepulauan Riau.

“Kepulauan Riau, dalam waktu dekat akan terbentuk dan saya harap ketua HISKI Komisariat Sulsel nantinya terus melakukan kegiatan, tidak hanya seminar kegiatan-kegiatan lainnya seperti pentas dan diskusi,”tandasnya.

Sementara Ketua HISKI Komisariat Sulsel terpilih Dr. Muliadi mengatakan tantangan kesusastraan adalah perkembangan teknologi. Walaupun pengkajian kesusastraan harus terus dilakukan utamanya kesusastraan daerah seperti lontara.

“Alhamdulillah, Pemerintah Makassar memiliki perhatian lebih dalam memartabatkan kesusastraan di Kota Makassar, dengan contoh faktual penggunaan kata Makassar Sombere Smart City,”ujar Dr. Muliadi.

Ia mengatakan dengan slogan tersebut menandakan perhatian Pemkot Makassar terhadap kesusastraan sangat tinggi. Olehnya perlu adanya apresiasi.

“Atas perhatian ini, kita sangat menghargai. Insya Allah kita akan terus melakukan koordinasi terhadap pemerintah Kota Makasssar disamping kita akan mendorong perguruan tinggi serta guru-guru yang ada di daerah untuk terus menjaga kesusastraan daerah kita,”ujarnya.

Meskipun di era perkembangan digital yang memergoki saat ini. Menurut Dr. Muliadi, dirinya akan terus berupaya bersama dengan seluruh pihak, untuk sama-sama bagaimana menjaga dan mengembalikan budaya yang sudah tergerus perkembangan saat ini.

“Pemerintah saat ini terus berupaya bagaimana mengembalikan budaya kita, dengan berbagai filter. Kami pengurus siap untuk bekerjasama dengan pemerintah, kami selalu siap,”tutupnya

Pemkot Makassar