Tiga Kali Menjabat Kepala Pasar di Pabaeng-baeng, Ini Kunci Kesuksesan Muh. Imran

Online24jam, Makassar, – Muh. Imran, ST adalah Kepala Pasar daerah Pabaeng-baeng yang hingga kini dipercaya menahkodai Pasar Pabeng-baeng di Makassar. Untuk ketiga kalinya. Pria berusia 51 tahun ini menceritakan, bahwa ia memulai karirnya di Perusahaan Daerah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada september 2001.

“Awal masuk itu tahun 2001 jadi staf biasa lalu jadi koordinator Pk5, kemudian jadi kepala pasar pada oktober 2012. Bahkan sempat non job lalu ikut lelang jabatan dan terpilih lagi jadi kepala pasar lagi hingga skg.” Kisah Imran saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya pasar Pabaeng baeng adalah pasar yang paling berkesan. Bagaimana tidak, menurut bapak dari tiga orang putra ini mengatakan di tempat itulah ia paling sering berhadapan dengan hukum. Ia menuturkan jika dirinya sampai disidang berkali-kali karena sebuah kasus.

“Saya berapa kali disidang selama menjabat jadi kepala pasar di Pabaeng Baeng. Mulai dari kasus daging gelondongan atau kadaluarsa. Kasus pungli dan penyalahgunaan wewenang. Itu di tahun 2017 lalu. Sebenarnya bukan kasusku tapi kasusnya orang yang dilimpahkan ke saya selaku kepala pasar. Dan ini jadi pembelajaran bagi saya.” Tutur pria kelahiran Kajuara Kabupaten Bone ini.

Lebih lanjut pria lulusan Manajemen Teknik Minerel angkatan 91 di UVRI yang sempat menjadi konsultan Pemberdayaan Kecamatan di Jakarta ini mengatakan jika dirinya tetap merasa bangga selama menjabat di Pasar Pabaeng baeng. Karena berada di pasar yang menjadi salah satu ikon Kota Makassar.

“Tapi yang patut dibanggakan karena saya di tempatkan di wilayah pasar yang menjadi salah satu ikon Kota Makassar dan sering jadi objek kunjungan para pejabat.” Ujarnya.

Ketika ditanya mengenai tips untuk bisa menjadi orang kepercayaan dalam perusahaan Daerah tersebut, pria yang dulunya sebagai Konsultan Proyek pengembangan desa di Jakarta ini mengatakan kuncinya adalah kinerja yang baik dan membangun kepercayaan pimpinan.

“Yang sering jadi barometer bagi pimpinan itu adalah pendapatan yang sering meningkat dan itu jadi bagian dari penilaian tersendiri. Kalau pendapatan kita baik, tentu pimpinan juga akan bangga. Karena itu mencerminkan kinerja kita yang baik.” Pesan pria yang memiliki nama lengkap Muhammad Imran Mappabarang ini.

Sebagaimana diketahui, Pasar Pabaeng baeng sendiri tidak pernah bergeser dari posisi kelima dari 18 pasar yang ada di Makassar jika berbicara masalah pendapatan.

“Alhamdulillah, kami tidak pernah bergeser dari posisi ke lima kalau bicara pendapatan. Rata-rata pendapatan kami itu 3,2 per hari. Kalau per bulannya itu 118 juta.” Terangnya.

Selain itu, pendekatan kepada pedagang maupun pengunjung harus menjadi perhatian. Itu adalah kunci utama bagi pria berparas awet muda ini.

“Saya kalu setiap pagi sebelum masuk ke kantor, saya sempatkan menyapa dulu ke para pedagang untuk membangun silaturahmi dan kedekatan emosional. Termasuk jika ada pedagang yang malas menunaikan kewajiban mereka. Saya dekati mereka dan menyampaikan terkait hak dan kewajiban mereka agar mereka sadar.” Imbuhnya. (*)

Pemkot Makassar