562 Nakes Dari Berbagai Daerah Mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan Tingkat Nasional di Maros

banner 468x60

Online24,Maros,–Dinas Kesehatan Kabupaten (Pemkab) Maros menggelar uji kompetensi jabatan fungsional tenaga kesehatan Tingkat Nasional Kabupaten Maros.

Kegiatan ukom ini diikuti ratusan peserta tenaga kesehatan berlatar ASN dari beberapa provinsi di Tanah Air, seperti Papua, Sulawesi, NTT dan Jawa Tengah.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dilaksanakan di Dalton Hotel, Kota Makassar, (13/07/23).

Gambar : Bupati Maros bersama peserta Nakes

Dengan menabuh Gong Bupati Maros Chaidir Syam secara resmi membuka langsung Ujian kompetensi jabatan fungsional tenaga kesehatan Tingkat Nasional Kabupaten Maros ini.

Chaidir mengatakan uji kompetensi ini diikuti oleh 562 peserta. Mereka adalah tenaga kesehatan yang berlatar belakang ASN.

Pesertanya tak hanya berasal dari Kabupaten Maros saja. Bahkan ada dari luar Sulsel.

“Peserta berasal dari Jawa Tengah, Papua, NTT dan kalimantan,” sebutnya.

Para peserta dites oleh 32 penguji, istimewanya para penguji adalah tenaga kesehatan Maros.

“Ada 32 penguji, di Sk kan langsung dari kementrian kesehatan, dan telah diuji sebelumnya oleh Kemenkes langsung,” tuturnya.

Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu mengatakan tujuan uji kompetensi ini untuk menciptkan tenaga kesehatan yang profesional.

“Untuk meneliti bagaimana secara administrasi dan pelayanan yang mereka berikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Maros, Muhammad Yunus mengatakan, ada 17 jabatan fungsional nakes yang diujikan.

“Yang paling banyak itu, Perawat, Bidan, Dokter, Dokter Gigi dan Apoteker,” sebutnya.

Ia berharap bisa terus memfasilitasi uji kompetensi bagi tenaga kesehatan setiap tahun.

“Ini merupakan keempat kalinya Maros menjadi penyelenggara, sebab ada berbagai peniliaan yang menjadi indikator untuk menjadi tuan rumah, seperti tempat dan pengujinya siap,” jelasnya.

Pria yang bergelar dokter itu mengungkap, para peserta membayar secara mandiri. Per orangnya membayar Rp500 ribu.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *