Buya Arrazy Hasyim Isi Ceramah Pada Peringatan Maulid Akbar di Kabupaten Maros

Nasional, News21 Views
banner 468x60

Online24,Maros,-Pengurus Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Maros menggelar Tabligh Akbar Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H.

 

Kegiatan maulid Nabi ini di selenggarakan di pusat perbelanjaan Grand Mall, di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Rabu 4 Oktober 2023.

 

Tabligh Akbar dan Maulid Nabi ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama Komunitas Pendakwah Keren (KPK).

 

Ada yang spesial pada tabligh akbar Maulid Nabi PHBI di Maros ini yakni dihadiri langsung oleh pendakwah kondang Indonesia Buya Arrazi Hasyim.

 

Bupati Maros AS Chaidir syam dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat dan peserta yang hadir untuk meneladani sifat Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari.

 

“Dalam silaturahmi ini mari kita jadikan peringatan maulid nabi sebagai ajang untuk bersyukur kepada Allah Swt, karena telah mengutus suri tauladannya bagi kita semua, saya mengajak kepada kita semua, mari kita meneladani sifat Rasulullah Saw, dan Menerapkannya Dalam keseharian kita, terutama dalam bekerja dan melayani masyarakat, untuk menjadikan Kabupaten Maros yang semakin “keren”,ujarnya

 

Mantan Ketua DPRD Maros ini juga tak lupa mengajak seluruh jajarannya untuk memantapkan kinerja dalam bekerja dan melayani masyarakat dengan mengimplementasikan sikap dan perilaku Rasulullah.

 

“Kepada seluruh ASN mari mantapkan kinerja dalam bekerja dan melayani, dengan mengimplementasikan sikap perilaku dan akhlak Rasulullah dalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kita akan selalu diingatkan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada sang khalik Allah Subhanahu Wata’ala,”jelasnya.

 

Chaidir berharap melalui peringatan Maulid Nabi ini dapat menghidupkan semangat silaturahmi dan gotong royong ditengah masyarakat.

 

“Melalui peringatan ini saya harapkan dapat menghidupkan semangat silaturahmi dan gotong royong ditengah masyarakat, yang mampu mempererat rasa kesatuan, kebersamaan, dan persatuan dalam membangun daerah Kabupaten Maros,” tambahnya.

 

Saat mengisi tausiah, Buya Arrazy Hasyim memaparkan terkait keutamaan memperingati Maulid Nabi. Sebagian besar ummat Islam diselisihi oleh kaum Wahabi Salafi terutama saat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

“Jangan mudah menuduh bid’ah ke muslim yang lain, kita memperingati Maulid Nabi karena bagian dari rasa syukur (bersyukur) atas kelahiran Nabi Muhammad. Perkara baru, tidak mesti Bid’ah dhalalah. Yang bertentangan dengan Kitab, Sunnah, Atsar, atau Ijma’ itulah yang disebut Bid’ah dhalalah. Sebaliknya, yang tidak bertentangan dengan kitab, sunnah, atsar, ijma’ ini bukan bid’ah,” jelasnya.

 

Menurutnya, saat Maulid Nabi Muhammad, saat itu juga menjadi momen banyak orang mengingat Baginda Nabi Muhammad. Maulid menjadi ajang menceritakan kembali kisah-kisah nabi.

 

“Kita umat muslim dapat meneladani akhlaqul karimah atau budi pekerti yang luhur dari Rasulullah. Jika disanggupi saya juga menyarankan tahun depan peringatan Maulid bisa digelar mulai 1 rabiul awal hingga 12 rabiul awal. Biar lebih semarak,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), M Farid Wajeddy mengaku, bersama para pengurus PHBI terus melakukan perombakan besar menuju Maros religius dan berdaya saing.

 

“Kami di PHBI senantiasa berusaha mewujudkan visi-misi pemerintah dalam mewujudkan Maros yang memiliki jiwa berdaya saing. Untuk itu, kami juga menerima segala masukan, karena kami faham, dengan masukan kita akan bertindak lebih baik lagi,” pungkasnya.

 

Sekedar informasi, pada peringatan tersebut juga dilakukan pengundian dengan hadia yang dibagikan berupa voucher umroh gratis dan beberapa voucher potongan harga umroh.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *