Formulator Pupuk Super Tani Berbagi Tips Pengetahuan Ketahanan Pangan di Kabupaten Sinjai Agar Produksi Jagung Berlimpah Ruah

Andi Undru Mario memberikan arahan terkait penggunaan pupuk Super Tani.
Dukcapil Makassar

Online24jam, Sinjai, – Setelah sukses di wilayah Takalar, management PT Super Tani Indonesia (STI) kini merambah wilayah Kodim Sinjai. Formulator Pupuk Super Tani, Andi Undru Mario berbagi pengalaman dalam memberikan pengetahuan kepada jajaran Makodim 1424 Sinjai. Andi Undru bersama Tim Sosialisasi kali ini membahas tentang Ketahanan Pangan Jagung yang menjadi unggulan Sinjai. Selasa (02/04/2024).

Dikatakan ketahanan pangan jagung merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jagung merupakan salah satu sumber makanan yang penting seperti halnya beras. Namun, seringkali ketahanan pangan jagung dapat menjadi masalah dengan adanya berbagai faktor seperti cuaca ekstrem, harga yang fluktuatif, dan kesulitan akses pasokan.

“Kami ingin membantu Masyarakat Sinjai agar mampu memaksimalkan hasil panennya, kedepannya kami akan membantu memaksimalkan produksi jagung dengan produk berkualitas kami Pupuk Super Tani agar Masyarakat dapat terbantu.” Ungkap AUM sapaan Andi Undru Mario.

Sosialisasi ini merupakan wujud loyalitas terhadap masyarakat melalui jajaran Babinsa untuk mewujudkan Ketahanan Pangan Terpadu (Food Estate) dalam rangka membantu Pemerintah Daerah Sinjai dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami harap kegiatan seperti ini dapat menjadi model pertanian modern yang efisien, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta ketersediaan pangan bagi masyarakat.” Ujarnya.

Ia juga berharap agar jajaran Babinsa bisa memiliki pengetahuan yang berguna bagi instansi TNI itu sendiri maupun secara personal.

Formulator Pupuk Super Tani melakukan pertemuan dengan Komandan Kodim 1424 Sinjai, Gapoktan dan perwakilan BSI

Sementara, Komandan Kodim (Kodim) 1424 Sinjai mengapresiasi kehadiran Super Tani karena dinilai bisa meringankan beban petani yang diperhadapkan pada masalah kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk subsidi. Apalagi dengan maraknya beredar pupuk yang tidak memiliki standar legalitas dan produksinya pun tidak sesuai hasil.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut adalah perwakilan BSI Cab. Sinjai, perwakilan gapoktan yang akan mngolah hanpangan kodim, Perwakilan pelaksana program hanpangan kodim. (*)

Pemkot Makassar