Tiga Program Prioritas Pemkot Makassar dalam Musrenbang RPJPD

Regional98 Views
banner 468x60

Online24, Makassar – Pembangunan akses stadion Sudiang City Center, hingga pengembangan kawasan Makassar Maros, Sungguminasa, Takalar dan Pangkep (Manninasatapa) jadi program prioritas yang didukung Pemkot Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar Firman Hamid Pagarra dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Musrembang ini dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar Firman Hamid Pagarra, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Makassar dan seluruh pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar.

Perumusan program untuk 20 tahun kedepan ini berlangsung di Hotel Four Poin Makassar, Jl Andi Djemma, Rabu (24/4/2024).

Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar Firman Hamid Pagarra mengatakan perumusan RPJPD sebagai bentuk dokumen perencanaan untuk 20 tahun kedepan.

Dokumen RPJPD merupakan induk dari seluruh perencanaan termasuk jangka menengah daerah dengan durasi 5 tahunan atau yang disebut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dokumen RPJPD Kota Makassar 2025-2045 yang secara garis besar berisikan penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD Kota Makassar Tahun 2025-2045

“Ada beberapa penyampaian pak wali soal RPJPD, pertama penyiapan anggaran untuk mendukung akses stadion. Mungkin nanti ada penambahan anggaran untuk program strategis pendukung stadion,” ucap Firman Hamid Pagarra.

Program strategis lainnya kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar ini, pembangunan ductinh sharing atau penanaman kabel bawah tanah.

Ketiga, pembangunan Makassar Low Carbon City.

“Mulai dari penambahan mobil listrik, electric vehicle. Suatu gerakan untuk mendukung Makassar low carbon city. Selanjutnya pembuatan solar panel di beberapa gedung pemerintah,” jelas Firman.

Termasuk program vital di sektor pendidikan dan kesehatan, sudah mutlak untuk diprogramkan setiap tahunnya dengan porsi 30 persen dari APBD.

Dokumen RPJPD Kota Makassar 2025-2045 akan menjadi pedoman bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) SKPD.

Renstra SKPD yang memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan yang urusan bersifat indikatif dalam rangka pelaksanaan Pemerintahan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap SKPD.

“RPJPD tidak menggunakan perspektif sectoral, tetapi lintas sektor (cross- cutting issues), serta hanya memuat kinerja dampak (impact based), sehingga harus dapat meramu seluruh aspirasi dan kepentingan dengan melibatkan semua stakeholder pembangunan daerah,” tegasnya.

Adapun visi pembangunan jangka panjang Kota Makassar adalah Makassar Kota Dunia Yang Resilient, Sombere’ dan Smart Untuk Semua. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *