Online24jam, Makassar, – Kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sebanyak 1.222 anak menjadi korban kekerasan seksual. Angka tersebut diyakini hanya sebagian kecil dari jumlah kasus yang sebenarnya terjadi karena masih banyak korban yang terbungkam oleh rasa takut, stigma sosial, dan minimnya ruang aman untuk melapor.
Berangkat dari situasi tersebut, Suara Perempuan Remaja hadir sebagai ruang kampanye dan edukasi pencegahan kekerasan seksual di kalangan remaja melalui pendekatan seni pertunjukan teater. Program ini diinisiasi oleh Sabri Sahafuddin bersama kolaborasi lintas disiplin yang melibatkan seniman teater, psikolog, lembaga bantuan hukum, fasilitator pendidikan, pemerintah terkait, hingga aktivis perlindungan perempuan dan anak.
Melalui medium seni pertunjukan, Suara Perempuan Remaja berupaya membuka ruang dialog yang lebih dekat dengan kehidupan remaja, membangun kesadaran mengenai pentingnya pencegahan kekerasan seksual, serta menciptakan ruang aman bagi remaja perempuan untuk bersuara.
Menurut Sabri Sahafuddin selaku inisiator program dan sutradara, Suara Perempuan Remaja bertujuan menjadi media distribusi pengetahuan dan edukasi mengenai kekerasan seksual sekaligus mendorong keberanian remaja untuk berbicara mengenai pengalaman, keresahan, dan realitas yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan Suara Perempuan Remaja menghadirkan pertunjukan teater dan sesi diskusi publik sebagai ruang refleksi dan dialog bersama remaja. Program ini menyasar pelajar, guru, pihak pemerintah, serta masyarakat umum.
Program ini digarap oleh tim kreatif dan pelaksana yang terdiri dari berbagai profesional seni pertunjukan di Makassar. Sabri Sahafuddin bertindak sebagai sutradara, Widya Handayani sebagai penulis naskah, dan Shinta Febriany sebagai dramaturg. Produksi ini juga melibatkan aktor, penata artistik, penata cahaya, penata musik, penata multimedia, hingga fotografer dalam proses kreatif dan pelaksanaannya.
Adapun jadwal kegiatan Suara Perempuan Remaja:
1. SMK Telkom Makassar
– Pertunjukan Teater: 19 Mei 2026 10.00 Wita
– Diskusi Publik: 19 Mei 2026 11.00 Wita
2. SMK SMAK Makassar
– Pertunjukan Teater: 20 Mei 2026 14.00 Wita
– Diskusi Publik: 20 Mei 2026 15.00 Wita
Melalui pendekatan artistik dan partisipatif, program ini diharapkan mampu membuka percakapan yang lebih luas mengenai pentingnya keberanian bersuara, kesadaran terhadap kekerasan seksual, serta pentingnya dukungan lingkungan yang aman bagi remaja perempuan.
Sebagai gerakan kolaboratif, Suara Perempuan Remaja membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kampanye pencegahan kekerasan seksual melalui seni dan pendidikan.
Suara Perempuan Remaja merupakan co-production Kala Teater yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, dan LPDP. Program ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar, SMK Telkom Makassar, SMK SMAK Makassar, Meditatif Films, Aruwa Studio, Sanggar Seni Sipakainge, Toko Bekal Hidup, Toko Tepi Jalan, dan Toko Bangunan Amri.
Tim Suara Perempuan Remaja
– Sabri Sahafuddin – Inisiator dan Sutradara
– Widya Handayani – Penulis Naskah
– Shinta Febriany – Dramaturg
– Nurul Inayah – Aktor
– Nirwana Aprianty – Aktor
– Nurhafsa Hidayani – Aktor
– Penata Artistik – Dwi Lestari Johan
– Penata Musik – Sukarno Hatta
– Penata Cahaya – Ilham Rahman
– Penata Rias dan Kostum – Mega Herdianti
– Penata Multimedia – Suwardy
– Manajer Panggung – Muh Imran
– Manajer Produksi – Sri Wanda
– Fotografer – Ahmad Amri Aliyyi
Informasi Lebih Lanjut
Sabri Sahafuddin — Inisiator Program
WhatsApp: 087774453968
Instagram: @suaraperempuanremaja
Email: suaraperempuanremaja@gmail.com











