Andi Baso Tenri Gowa Nyatakan Siap Bertarung Pimpin PWI Gowa, UKW Gratis Jadi Program Unggulan

Pemilihan Calon Ketua PWI

banner 468x60

Online24jam,Gowa, – Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gowa periode 2026–2030 mulai memanas. Andi Baso Tenri Gowa secara terbuka menyatakan kesiapan maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi wartawan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Andi Baso dalam jumpa pers bersama awak media di Gowa, Jumat (14/8/2026).

Ia menegaskan, pencalonannya bukan sekadar untuk mengejar posisi ketua. Lebih dari itu, Andi Baso ingin membawa PWI Gowa menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, independen, sekaligus mampu menjawab tantangan perubahan industri media.

Usung Pers yang Bermartabat

Dalam pencalonannya, Andi Baso mengusung visi “Terwujudnya pers nasional demi kemajuan pers yang bermartabat.”

Visi tersebut dijabarkan melalui sejumlah misi, mulai dari menjaga dan mengawal kemerdekaan pers di Kabupaten Gowa, meningkatkan kompetensi wartawan, memperkuat solidaritas organisasi, hingga memperhatikan kesejahteraan anggota.

Ia juga mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, beretika dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Menurut Andi Baso, kemerdekaan pers harus berjalan beriringan dengan profesionalisme. Kebebasan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, kata dia, tidak boleh dipisahkan dari kewajiban menaati kode etik, menjaga akurasi informasi dan mengutamakan kepentingan publik.

Janjikan UKW Gratis

Salah satu program yang menjadi sorotan dalam pencalonannya adalah penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis bagi anggota PWI Gowa.

“Jika saya terpilih sebagai Ketua PWI Kabupaten Gowa, saya berkomitmen untuk menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara gratis khusus bagi para anggota PWI Gowa,” ujar Andi Baso.

Program tersebut dinilai penting untuk membuka akses lebih luas bagi wartawan dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas.

Terlebih, perkembangan media digital membuat tuntutan terhadap wartawan semakin tinggi. Kecepatan menyajikan informasi harus diimbangi kemampuan melakukan verifikasi, menjaga keberimbangan, memastikan akurasi, memahami etika jurnalistik serta mempertanggungjawabkan setiap informasi kepada publik.

Bukan Sekadar Janji Kampanye

Pernyataan kesiapan Andi Baso otomatis menambah dinamika menjelang pemilihan Ketua PWI Gowa periode 2026–2030.

Namun, kontestasi kepemimpinan organisasi pers tidak cukup hanya dengan adu gagasan dan menawarkan program. Setiap janji membutuhkan perencanaan, sumber pembiayaan yang jelas dan transparan, serta mekanisme pelaksanaan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota.

Termasuk program UKW gratis yang ditawarkan Andi Baso.

Gagasan tersebut tentu menarik bagi wartawan. Namun, jika nantinya memperoleh mandat, anggota PWI Gowa akan menunggu bagaimana program itu diterjemahkan menjadi kebijakan nyata dan berkelanjutan.

Empat Tahun Menentukan Arah PWI Gowa

Pemilihan Ketua PWI Gowa menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi selama empat tahun ke depan.

PWI membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya mampu menjaga independensi pers, tetapi juga meningkatkan kualitas wartawan, memperkuat solidaritas organisasi dan memastikan keberadaan PWI memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat.

Andi Baso Tenri Gowa telah menyatakan siap bertarung.

Selanjutnya, keputusan berada di tangan mekanisme organisasi dan suara anggota.

Sebab, memenangkan pemilihan hanyalah awal. Tantangan sesungguhnya adalah membuktikan kemampuan menjalankan amanah setelah terpilih.

Memimpin organisasi pers bukan sekadar persoalan jabatan. Di dalamnya terdapat marwah profesi, kemerdekaan pers dan kepercayaan publik yang harus dijaga.

Karena itu, PWI Gowa membutuhkan pemimpin yang bukan hanya berani berbicara, tetapi juga mampu bekerja dan siap mempertanggungjawabkan setiap program yang telah dijanjikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *