Dua Benda Misterius Gegerkan Kebun Sawit Kotim, Satu Diidentifikasi sebagai Puing Roket China

banner 468x60

Online24, Kotawaringin Timur – Penemuan dua benda logam misterius di perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kilometer 26, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menghebohkan warga. Salah satu benda telah diidentifikasi sebagai bagian dari roket pembawa satelit milik China, sementara temuan terbaru berbentuk menyerupai kubah masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Penemuan terbaru terjadi pada Selasa (20/10/2026). Benda berbentuk melengkung seperti kubah itu ditemukan di kawasan perkebunan dan menarik perhatian warga karena bentuknya tidak lazim.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat benda logam berwarna kuning kecokelatan dengan sejumlah komponen yang menyerupai kabel masih menempel. Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa benda itu merupakan bagian dari pesawat atau benda antariksa.

Sebelumnya, pada Senin (19/10/2026), pekerja perkebunan menemukan benda logam berukuran sekitar enam meter di kawasan yang sama. Benda tersebut ditemukan di dalam parit dan diperkirakan memiliki berat hampir 100 kilogram.

Karyawan PT Agro Bukit, Karmansyah, menyebut benda pertama ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang pekerja yang sedang berburu burung.

Benda itu sempat dikira bangkai pesawat atau helikopter karena ukurannya yang besar serta memiliki sejumlah kabel dan sambungan logam.

Penemuan terbaru terjadi pada Selasa (20/10/2026). Benda berbentuk melengkung seperti kubah itu ditemukan di kawasan perkebunan dan menarik perhatian warga karena bentuknya tidak lazim.
Penemuan terbaru terjadi pada Selasa (20/10/2026). Benda berbentuk melengkung seperti kubah itu ditemukan di kawasan perkebunan dan menarik perhatian warga karena bentuknya tidak lazim.

Teridentifikasi sebagai Puing Roket China

Asal-usul benda pertama akhirnya terungkap setelah pihak Bandara H Asan Sampit berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Person in Charge Civil Aviation Publication Team Bandara H Asan Sampit, Zachrudien, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari BRIN, serpihan tersebut merupakan bagian dari roket pembawa satelit China, Zhuque 2E.

Puing itu disebut jatuh di wilayah Kotim pada Minggu (18/10/2026), sekitar pukul 17.36 WIB.

Salah satu petunjuk identifikasi adalah kode yang tertera pada benda tersebut, yakni “2ZQE31-20-15” dan “2ZQE31-20-15 240256KY”. Kode itu menjadi bagian dari proses penelusuran yang dilakukan bersama instansi terkait.

Puing pertama kemudian dievakuasi ke Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, untuk pemeriksaan lebih lanjut dan alasan keamanan. Berdasarkan informasi yang diterima pihak bandara dari BRIN, serpihan tersebut tidak mengandung bahan beracun.

Didahului Dentuman Keras

Penemuan puing tersebut terjadi sehari setelah warga di sejumlah wilayah Kotim mendengar dentuman keras pada Minggu sore.

Suara itu dilaporkan terdengar di Kecamatan Cempaga Hulu, Telawang, Mentawa Baru Ketapang, hingga Baamang. Sejumlah warga mengaku mendengar suara menyerupai petir yang disertai getaran.

Kemunculan benda logam di perkebunan sawit kemudian memunculkan dugaan bahwa dentuman tersebut berkaitan dengan jatuhnya puing roket.

Namun, identifikasi terhadap benda pertama tidak serta-merta memastikan bahwa benda berbentuk kubah yang ditemukan pada Selasa memiliki asal-usul yang sama.

Benda Kedua Masih Perlu Diperiksa

Penemuan benda berbentuk kubah menambah perhatian terhadap kemungkinan adanya serpihan lain di sekitar lokasi jatuhnya puing roket.

Meski demikian, identitas benda kedua, fungsi komponen, serta keterkaitannya dengan roket Zhuque 2E perlu dipastikan melalui pemeriksaan petugas dan instansi berwenang.

Pasi Intel Korem 102/Panju Panjung, Mayor Inf Andry Suwiatmojo, sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya telah memantau informasi penemuan terbaru dan mengerahkan personel ke lokasi.

Masyarakat diimbau tidak sembarangan menyentuh, membongkar, atau memindahkan benda asing yang ditemukan di kawasan tersebut. Penanganan oleh petugas diperlukan untuk memastikan keamanan sekaligus mengungkap asal-usulnya.

Penemuan dua benda misterius ini menjadi perhatian warga Kotim. Satu benda telah teridentifikasi sebagai puing roket China, sedangkan pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah benda berbentuk kubah merupakan bagian dari objek yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *