BPJS PRAKTIS dan BPJS SATU Kini Hadir untuk Membantu Masyarakat

Online24jam, Makassar, – Maraknya isu yang berkembang terkait terbitnya Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, membuat BPJS Kesehatan harus lebih ekstra menyebarkan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Kepwil Sulselbartramal) menggelar silaturahim dengan sejumlah awak media, Selasa (07/01).

Selain menjadi ajang silaturahmi juga mengajak media terlibat langsung
dalam membantu BPJS Kesehatan menyebarluaskan informasi terkini seputar Program JKN-KIS. Yang dihadiri langsung oleh Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Kepwil Sulselbartramal, dr. Donni Hendrawan, MPH, didampingi Asisten Deputi Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik, Dahniar Hasyim Dahlan, serta Kepala Cabang Makassar, Greisthy Esthy L. Borotoding.

Dalam paparannya, Donni menjelaskan bahwa menghadapi implementasi Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tuntutan agar BPJS Kesehatan memperbaiki layanan yang selama ini masih menjadi keluhan peserta, Untuk itu, BPJS Kesehatan telah menyiapkan langkah-langkah agar meningkatkan pelayanan terhadap peserta.

“Sebagai Wujud komitmen peningkatan mutu layanan serta mempermudah layanan administrasi bagi peserta, saat ini BPJS telah mengembangkan program PRAKTIS (Perubahan Kelas Tidak Sulit). Program ini memberikan kemudahan bagi peserta PBPU/BP perorangan atau peserta mandiri yang menginginkan perubahan kelas sesuai dengan kemampuan (termasuk turun kelas) tanpa harus menunggu masa waktu satu tahun di kelas perawatan yang sama” Jelasnya.

Donni mengatakan bahwa kesempatan untuk perubahan/penurunan kelas perawatan diberikan satu kali dalam periode 9 Desember 2019 s.d. 30 April 2020. Program PRAKTIS ini diberlakukan untuk 1 keluarga yang sudah terdaftar, dan bagi peserta menunggak iuran juga dapat mengikuti program ini.

“Program PRAKTIS ini dapat dilakukan bukan hanya di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, tetapi juga dapat dilakukan melalui Mobil Customer Service (MCS), Care Center BPJS Kesehatan 1500400, bahkan dapat dilakukan sendiri di rumah dengan Aplikasi Mobile JKN. Praktis bukan?” Terang Donni.

Tak hanya itu, demi meningkatkan kepuasan peserta saat ini BPJS Kesehatan juga menghadirkan inovasi baru yaitu program BPJS SATU atau kepanjangan dari BPJS Siap Membantu. BPJS SATU merupakan optimalisasi petugas P3 (Penanganan Pengaduan Peserta) BPJS Kesehatan di rumah sakit melalui pengelolaan pemberian informasi dan penanganan pengaduan yang terintegrasi dengan pegelolaan informasi dan pengaduan rumah sakit.

“BPJS SATU hadir dan keliling di rumah sakit untuk memberikan infomasi-informasi ke pasien. BPJS SATU cepat, mudah dan solutif kepada pasien. Dengan adanya rompi khusus (rompi kuning dengan logo BPJS SATU, red) Petugas BPJS SATU dapat dengan mudah dikenali oleh setiap pengunjung di RS dan pasien lebih mudah meminta informasi,” lanjut Donni.

Saat ini jumlah total peserta yang telah masuk ke dalam Program JKN-KIS seluruh Indonesia yakni telah mencapai 224.149.019 orang. Dari jumlah tersebut, di Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 8.200.682 jiwa atau sebanyak 89,95% dari total jumlah penduduk di Sulawesi Selatan.
Untuk memberikan pelayanan kesehatan di wilayah Sulawesi Selatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 964 FKTP yang terdiri atas 458 Puskesmas, 210 Dokter Praktik Perorangan, 215 Klinik (Klinik Pratama, Klinik TNI, Klinik Polri dan RS Tipe D Pratama), serta 81 Dokter Gigi. Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan bermitra dengan sejumlah 102 RS (2 RS Tpe A, 23 Tipe B, 45 Tipe C, 16 RS Tipe D dan 22 Klinik Utama).

“Agar Program JKN-KIS ini berjalan secara kesinambungan, dibutuhkan sinergi bersama dalam mendukungnya. Program ini bukan hanya menjadi tanggungjawab BPJS Kesehatan semata, program ini butuh dukungan dari segala pihak, baik itu pemerintah, fasilitas kesehatan dan juga masyarakat.” Tutupnya.