Jelang Musda Golkar : Supriansa Bersih dan Diterima Semua Kalangan

Supriansah

Online24, Makassar – “Pengalaman Supriansa sebagai aktivis telah matang dari berbagai kondisi. Supriansa dianggap bersih dan diterima semua pihak di Sulawesi Selatan”

Demikian rangkuman sejumlah komentar atas wacana yang berkembang menghadapi Musda Golkar yang akan berlangsung Juli 2020. Salah satu nama yang mencuat ke permukaan adalah Supriansa, SH, M.A anggota DPR RI dari Komiis III. Ia terpilih melalui Dapil II Sulawesi Selatan. Berbagai kalangan menyampaikan pendapatnya baik pada perbincangan warung kopi maupun harapan mereka melalui sosial media saat menyebut nama Supriansa. Bahkan beragam profesi dan kalangan bersedia gabung dengan Partai Golkar jika Golkar benar benar mendaulat Supriansa menahkodai Golkar. “Saya akan kembali ke Golkar jika ketuanya adalah Supriansa” komentar seorang Ketua Partai di Sulsel melalui halaman sosial media supriansa_channel.

Harapan tentang Supriansa bukan hanya dari external . Pula kalangan internal Golkar juga sudah ramai. Mereka melihat sosok Supriansa sebagai pendatang baru akan memberikan energi baru baru Golkar di Sulawesi Selatan. “terutama saya lihat pada Supriansa, dalam hal vitalitas dan daya gempur dia punya nilai plus, karena sebelum masuk ke dunia politik Bung Supriansa besar di jalanan mengembara di “parlemen jalanan” menjadikannya matang menghadapi berbagai konflik” ulas Andi Fahri Makkasau, tokoh Golkar senior di Sulawesi Selatan. AFM, sapaan akrabnya merupakan anggota DPRD tiga periode dan sempat menjabat sebagai wakil ketua DPRD. Ia berharap melalui Musda Golkar, akan melahirkan energi baru bagi partai Golkar di Sulawesi Selatan. Menurutnya nama Supriansa, Taufan Lawe, Hamka B kady sera Syamsuddin Hamid merupakan segera nama yang memiliki kans untuk dibicarakan sebagai figur calon Ketua DPD Golkar, melanjutkan era SYL dan NH. “Keempatnya menurut saya adalah energi baru berdaya kapasitas tinggi menjadi Komandan beringin, terutama saya lihat pada diri Supriansa” ulasnya. Ia berharap Musda Golkar dapat melihat sejeli mungkin untuk posisi ketua sebab Golkar Sulsel adalah salat satu pilar terkuat Golkar di tanah air.

Senada dengan Andi Fahri, kalangan kampus di Makassar juga melihat sosok Supriansa yang akan memberikan perubahan bagi Partai Golkar pada era sekarang ini. Attock Suharto, akademisi muda dan Dosen di Makassar menilai Golkar Sulsel butuh perekat. Bukan hanya karena sosok mudanya Supriansa seperti ketua partai lain, tetapi sebagai mantan aktivis Supriansa diterima oleh semua kalangan. Bukan hanya internal Golkar tetapi kalangan luar pun, Supriansa diterima. “Dia bisa menjadi perekat sekaligus solusi dari kemelut yang terjadi di internal Golkar” ujar Attock Kamis 9 Juli 2020.

Ia melihat, sebagai aktivis Supriansa memiliki pengamalan menggalang massa dan meriah simpatik di tengah masyarakat. “Sejak mahasiswa, LSM hingga Wakil Bupati Soppeng ia mampu meriah simpatik masyarakat. Selalu dihadiri ratusan hingga ribuan masyarakat jika mendengar Supriansa akan hadir” beber Attock. Pada beberapa kesempatan, Attock melihat Supriansa tidak hanya mampu diterima oleh kalangan politisi, pejabat tetapi mulai pedagang kaki lima, petani, pedagang pasar, tukang becak, profesional, mahasiswa hingga pengamen pun Supriansa dapat diterima. ‘Apalagi kalau masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima, petani dan pedagang pasar. Kedekatan mereka dengan Supriansa sudah tak diragukan lagi” kata Attock.

Senada dengan Attock. Pengusaha dan aktivis lainnya di Makassar melihat sosok Supriansa adalah jawaba bagi Golkar saat ini. “Supriansa merupakan sosok low profile, tidak neko neko dan pembawaannya yang sangat bersahabat” ujar Firdaus, pengusaha dan tokoh pemuda di Makassar. Beitupula John Hardiansa, pengacara dan pendamping masyarakat di Makassar menyebut kehadiran Supriansa di Golkar kelak akan membawa warna tersendiri bagi partai yang pernah menjadi lumbung pangan di Sulsel itu.