Anir-Lutfi Komitmen Permudah Warga Pangkep Terima Bantuan Modal UMKM

Online24, Pangkep – Calon bupati Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati berkomitmen untuk menggerakkan sektor UMKM di Pangkep, melalui program bantuan modal usaha. Sejalan dengan itu, Marwah, pengusaha jamur di Pangkep menginginkan modal usaha dari program prioritas paslon Andi Nirawati dan Lutfi Hanafi itu.

Hal itu dia sampaikan, saat tim kampanye Anir-Lutfi melakukan sosialisasi program di Kampung Leange, Kelurahan Mangalekana, Kecamatan Labakkang, Rabu (14/10/2020).

“Kalau modal usaha pasti mi mau pak, apalagi kita di sini dagang, menjahit sama usaha budidaya jamur,” kata Marwah di hadapan tim kampanye Anir-Lutfi.

Dia menuturkan, usaha yang baru digeluti dan anaknya beberapa bulan ini, sudah panen sebulan belakangan.

“Anakku yang punya ini, tapi saya bantu juga biasa uruski. Baru ji na buat ini, belum lama. Baru juga panen, mau ki lihat ki? Sekalian beli mi satu kantong,” katanya sembari menunjukkan hasil panen kepada tim pemenangan Anir-Lutfi.

Setelah lama berbincang, tim oranye Anir-Lutfi kemudian menuju belakang rumah Marwah, yang digunakan anaknya sebagai tempat budidaya.

Tidak begitu besar, pondok bambu sederhana dibuatnya untuk menampung ratusan benih jamur. Jamur-jamur dibungkus di dalam plastik kemudian disusun di rak-rak bambu.

“Bahannya dari serbuk kayu somel yang dicampur sama sekam. Tiap hari saya siram lima kali sehari. Karena ini harus dingin terus jadi harus dikasih begitu sama tempatnya harus dingin. Panennya sebulan lebih baru bisa,” jelasnya kepada tim Anir-Lutfi.

Setelah lama melihat-melihat, Srikandi Anir-Lutfi memutuskan membeli dua kantong jamur yang satu kantong seharga Rp20.000.

Pada kesempatan itu, Srikandi Anir-Lutfi, Ita mengatakan, warga Pangkep yang butuh bantuan UMKM, sangat gampang. Cukup melengkapi surat keterangan usaha.

“Bagus sekali usaha ta buk, unik dan kreatif. Anir-Lutfi sangat suka dengan kreativitas UMKM seperti ini. Kalau mau dapat bantuan usaha Anir-Lutfi jika nanti jadi bupati, harus ki urus dulu surat usaha ta,” jelas Ita.

“Iye nanti saya kasih tahu Karman anakku. Biar dia urus izin usahanya, supaya bisa dibantu toh,” jawabnya.

Anir yang merupakan putri kelahiran Labakkang, kata Ita memang kerap menginstruksikan kepada timnya agar menguatkan UMKM lokal dengan cara
berbelanja di toko-toko dan juga pedagang-pedagang lokal.

Hal itu diutarakannya, untuk memperkuat pedagang lokal, UMKM dan membuat akumulasi rupiah terus berputar di wilayah setempat.

“Memang Anir-Lutfi itu support pedagang lokal, UMKM agar bertahan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang belum selesai. Jadi kalau belanja jangan cari yang jauh-jauh cukup pedagang lokal. Banyak ji kualitasnya bagus-bagus. Seperti budidaya jamur ini, kreatif tawwa,” ungkapnya.

Anir-Lutfi memang punya program pemberian bantuan usaha modal. Bentuknya bukan pinjaman, tapi bantuan kepada masing-masing KK dan juga kepada pedagang kecil atau UMKM.

Cabup-cawabup nomor 4 ini siap mengembangkan UMKM yang mandiri dengan pemberian dana stimulus sebesar Rp5 Juta per tahun bagi 1.000 UMKM.

Selain itu, menciptakan wirausaha muda dan milenial dengan workshop dan pendampingan; melakukan pemberdayaan pengusaha lokal melalui partisipasi dalam penyerapan APBD; penyediaan sarana Wi-FI untuk industri rumahan, membuat festival tahunan ekonomi kreatif; pemberian paket keluarga sejahtera pengembangan ekonomo senilai Rp 10 juta per KK. (*)