SDIT Insantama Makassar Gelar Insantama Special Moment (ISM) Secara Daring

dprd-makassar

Online24jam, Makassar, – Sekolah Dasar Islam terpadu (SDIT) Insantama Makassar menggelar momen spesial bertajuk Insantama’s Special Moment pelepasan wisuda angkatan ke-7, Ahad, 26 Juni 2021 yang dilaksanakan secara virtual. Kegiatan ini mengambil tema “Meraih Kemenangan : Mewujudkan Pribadi Para Juara Sejati”. Kegiatan secara online ini diikuti pengurus yayasan, orang tua siswa dan kepala SDIT Insantama beserta guru dan staf.

Meskipun via zoom dan youtube, beragam kegiatan ditampilkan, antara lain pembacaan ayat suci Al-Quran, sambutan kepala sekolah” Membanggakan Orang Tua”sambutan dari ketua yayasan smart insan utama, persembahan Nasyid istimewa dari guru dan siswa,pesan dan kesan dari orang tua mewakili orang tua, prosesi wisuda,pembacaan ikrar, pesan dan nasehat spiritual ideologis mewakili yayasan dan guru.

Kepala SDIT Insantama Makassar, Asriyani mengharapkan para siswa yang diwisuda tetap istiqamah menjalankan kebiasaan-kebiasaan menjalankan shalat dhuha, puasa sunnah, tahajud, dan menjadi sahabat Alqur’an.Semua amal shalih tersebut dilakukan sebagai bentuk taqarrub ilallah atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ketua Yayasan Smart Insan Utama (Yasintama) Makassar, Bahrul ulum Ilham dalam sambutannya berharap agar ananda yan diwisuda menjadi pribadi yang bertakwa dan mematuhi orang tua, dan menghiasi pribadi dengan sifat-sifat takwa kepada Allah SWT.

“saya mendoakan semoga semua ananda yang diwisuda senantiasa menjadi pribadi yang taat dan bertaqwa, beramar makruf nahi munkar dan terus berupaya menjadi manusia unggul,” katanya

Sambutan mewakili wali/orang tua siswa dibawakan, Dr. Ir. Eng, Arman Kamaruddin. Dikatakannya, sebagai orang tua melihat dan merasakan adanya transfer tsaqofah kepada anak-anak, membentuk karakter kepribadian Islam, dan juga penguasaan sains dan teknologi.

“sebagai orang tua kami berterima kasih kepada yayasan dan keluarga besar SDIT Insantama yang melaksanakan pendidikan dasar berbasis Islam,” katanya.

Pemkot Makassar