Kala Teater Tampilkan Kisah Depresi Kaum Ibu Pasca Melahirkan “Postpartum”, Psikolog Syarvia: Kondisi yang Dianggap Wajar dan Tabu

Salah satu adegan "Postpartum" yang dimainkan aktor Kala Teater saat tampil di Panggung Terbuka Gedung Kesenian Societet de Harmony Makassar.

Online24jam, Makassar, – Setelah sekian lama tak ada aktivitas di Gedung Kesenian Makassar karena Pandemi, kini Kala Teater membuka babak baru pertunjukan dengan menghadirkan Tema “Mengenal Pospartum Lebih Dekat” tema ini adalah kisah kaum ibu pasca melahirkan yang mengalami postpartum depression (depresi pasca melahirkan).

Ada banyak kisah-kisah yang diangkat kepermukaan yang kemudian diramu dalam sebuah pendekatan seni pertunjukan. Kisah tersebut dari hasil wawancara langsung dengan para ibu yang menjadi responden.

“Berangkat dari pengalaman pribadi dan fenomena yang terjadi akhirnya kami ambil beberapa data dari responden dan ternyata kisah-kisah buruk banyak yang dialami kaum ibu-ibu tapi enggan untuk menceritakan, dan dianggap tabu. Sehingga kami berusaha untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa ternyata adalah lho kejadian seperti ini di tengah-tengah kita.” ujar Nurul Inayah Penulis dan sutradara. Minggu (27-03-2022).

Diskusi Kala Teater dengan Tema “Mengenal Pospartum Lebih Dekat”

Sementara Syarvia Lukman, M.Psi, seorang Psikolog yang mengaku pertama kali memasuki gedung kesenian dan menyaksikan pertunjukan teater ini mengatakan pada kalangan orang awam ada disebut Baby Blues syndrome merupakan kondisi yang dialami wanita berupa munculnya perasaan gundah dan sedih berlebihan.

“Kondisi ini sekitar 80 persen ibu mengalami hal itu. Kemudian ada lagi namanya fase transisi dimana menurunnya fisik dan Psikolog seseorang. Tapi belum pada fase cemas.” urai Syarvia.

Menurutnya hal tersebut banyak dialami kaum ibu tapi tidak disadari dan dianggap hal yang wajar. Dan akan lebih parah ketika si ibu yang sudah melahirkan hanya berdua dengan bayinya tanpa ada suami disambungnya atau tanpa ada Orangtua menemani.

Seperti itulah gambaran pentas seni yang lakoni tiga pemain perempuan. Yakni Syahrini Andriyani, Nirwana Aprianty, Mega Herdiyanti. Dibawah arahan Shinta Febriany sebagai Dramaturg, Pementasan in berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat terhadap penonton yang hadir. Diakhir pementasan dilanjutkan dengan Diskusi terbuka dengan menghadirkan DR. dr. Hj. Fitriah Zainuddin, M.Kes. (Kepala Dinas P3ADaldukKB), Nurul Inayah, M.Hum (Penulis Naskah dan Sutradara) dan Syarvia Lukman, M.Psi, Psikolog. Dan pengisian kuesioner untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat terhadap persoalan tersebut.

Pemkot Makassar