Komitmen Lindungi Usaha Tani Padi dan Ternak, Indah Kembali Teken Adendum PKS

Regional34 Views
banner 468x60

Online24, Makassar – Terus berkomitmen memberikan jaminan perlindungan usaha pangan, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, kembali menandatangani adendum Perjanjian Kerjasama (PKS).

Adendum tersebut terkait Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) antara Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dengan PT. Asuransi Jasa Indonesia, Kamis, (14/12/2023).

“Ini menunjukkan komitmen betapa seriusnya Pemda dalam memberikan perlindungan terhadap usaha tani dan usaha ternak sapi/kerbau. Pada kesempatan ini saya gunakan untuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berkomitmen dan selalu berpihak kepada para pejuang pangan kita, teman-teman petani dan peternak,” ungkap Indah pada kegiatan yang berlangsung di Command Center, Kantor Bupati Luwu Utara itu.

Bupati perempuan pertama di Sulsel ini mengungkapkan bahwa sektor pertanian menyumbang 49,97% terhadap PDRB Kabupaten Luwu Utara.

“Artinya memang tidak salah apabila terjadi keberpihakan terhadap sektor ini cukup besar.  Kenapa pertanian dan peternakan selalu diatensi pemerintah karena kontribusinya yang sangat besar terhadap PDRB kita,” terang isteri dari Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi ini.

Lebih lanjut, Indah bahwa target hewan ternak yang akan mendapat AUTS/K pada tahun ini sebanyak 3.500 ekor.

“Memang dalam kerjasama yang kita bangun tahun ini paling besar jumlah klaim yang masuk. Karena cuaca yang tidak menentu. Saya tahu ini tidak mudah, karena mencari peternak yang mau ternaknya dipasang ear tag itu sulit. Tetapi terus kita edukasi, karena ketika sapi sudah sakit belum tentu bisa menunggu hari jadi masih bisa ditolong, tapi ada yang sakit dan langsung mati,” jelas Indah.

Di samping itu, karena melihat potensi usaha tani pisang yang besar di Kabupaten Luwu Utara, Indah juga mengatakan akan mendorong hadirnya jaminan perlindungan terhadap pertanian tanaman pisang.

“Kedepannya kalau program Pak PJ gubernur berjalan lancar, sedang kita minta untuk dialokasikan asuransi usaha tani pisang, karena modal dan potensinya besar. Target kita ada 300 hektar lahan tani pisang yang perlu untuk dilindungi,” tandas Indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *