Prof. Apriana Toding dan Thariq Modanggu Serukan Kolaborasi Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Berita96 Views
banner 468x60

Online24, Gorontalo Utara – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menegaskan bahwa keluarga yang harmonis merupakan benteng utama dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Komitmen itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak, Pencegahan Perkawinan Anak, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Aula Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Senin (29/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara Fatmah Ngabito, Kepala Dinas PPPA Salah Uno, Sekcam Kwandang, para Kepala Desa, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta mahasiswa.

Sosialisasi menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi, yaitu Prof. Apriana Toding, S.T., M.eEng.Sc,, Ph.D

Dalam sambutannya, Thariq menekankan bahwa cinta dan kasih sayang harus menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga.

Menurutnya, semangat membangun jiwa dan raga sebagaimana termaktub dalam lagu Indonesia Raya harus diwujudkan melalui Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang.

“Program ini bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata untuk membangun keluarga yang kuat, harmonis, dan bebas dari kekerasan,” ujar Thariq

Ia menjelaskan, Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang memiliki tiga pilar utama, yakni membiasakan makan bersama keluarga, membangun komunikasi melalui kebiasaan saling bercerita atau curhat, serta meluangkan waktu untuk berwisata bersama keluarga.

Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut mampu mempererat hubungan emosional antaranggota keluarga sekaligus menjadi langkah preventif terhadap berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga.

Thariq juga menegaskan bahwa upaya melindungi perempuan dan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata.

Sinergi antara keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, serta aparatur desa dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

“Kita semua bertanggung jawab atas hal ini. Program Keluarga Surga Kasih Sayang harus terus kita kampanyekan sebagai upaya mencegah kekerasan dan membangun keluarga yang harmonis,” tegasnya di hadapan peserta sosialisasi.

Lebih lanjut, ia mengajak para kepala desa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan pesan-pesan positif dan menggaungkan gerakan tersebut hingga ke tingkat akar rumput

Langkah itu, kata Thariq, penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai perlindungan perempuan dan anak, sekaligus mencegah praktik perkawinan anak maupun tindak pidana perdagangan orang.

Di akhir kegiatan, Bupati mengundang seluruh masyarakat Gorontalo Utara untuk menjadi relawan Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang.

Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam mewujudkan daerah yang ramah anak, bebas kekerasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap gerakan tersebut mampu melahirkan generasi yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sehat, aman, dan penuh cinta kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *