KPP Pratama Palopo Edukasi Mahasiswa Unismuh Lewat Tax Goes To Campus, Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini

Berita44 Views
banner 468x60

Online24, Palopo – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palopo menggelar kegiatan Tax Goes To Campus (TGTC) di Aula KPP Pratama Palopo, Rabu (24/6/2026).

Mengusung tema “Generasi Muda Sadar Pajak untuk Indonesia Maju”, program ini bertujuan meningkatkan literasi sekaligus membangun kesadaran perpajakan di kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Sebanyak 50 mahasiswa aktif Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palopo mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Palopo, Dr. Antong.

Dalam sambutannya, Dr. Antong menilai kegiatan tersebut menjadi wadah yang mempererat hubungan antara dunia akademik dan sektor perpajakan yang terus berkembang.

Menurutnya, edukasi perpajakan secara berkelanjutan akan memberikan bekal yang penting bagi mahasiswa.

“Acara ini merupakan jembatan penghubung kampus dengan dunia perpajakan dan industri, yang sangat dinamis akhir-akhir ini. Terima kasih sudah memfasilitasi edukasi yang berkesinambungan ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pajak merupakan bentuk kontrak sosial antara negara dan masyarakat. Melalui kontribusi tersebut, pemerintah dapat menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat luas bagi kehidupan masyarakat.

“Kontrak sosial negara dan warganya itulah pajak. Warga negara menyisihkan sebagian pendapatan untuk negara dan negara mengembalikan dalam pembangunan yang menciptakan peradaban. Upaya membangun peradaban adalah mengelola dan membayar pajak dengan jujur,” katanya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Palopo, Nelson, mendorong mahasiswa agar mulai memahami perpajakan sejak dini. Ia berharap para peserta nantinya dapat berperan sebagai mitra Direktorat Jenderal Pajak, termasuk berkarier sebagai konsultan pajak.

“Para peserta didik ini nantinya dapat menjadi mitra KPP di masa depan misalnya sebagai konsultan pajak. Oleh karenanya, kesadaran dan pemahaman pajak harus dipupuk sejak dini,” jelas Nelson.

Selain memberikan motivasi, Nelson turut menyampaikan materi mengenai pengendalian gratifikasi sebagai bagian dari upaya pencegahan korupsi. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan aplikasi Wise Kementerian Keuangan.

Materi utama disampaikan oleh Penyuluh Pajak KPP Pratama Palopo, Octavianus Somalinggi. Ia memaparkan berbagai topik, mulai dari manfaat pajak, proses pembukuan, hingga penyusunan jurnal harian terkait pemotongan pajak. Seluruh materi disajikan menggunakan contoh-contoh yang mudah dipahami agar peserta lebih mudah memahami praktik perpajakan.

Sesi berikutnya diisi dengan diskusi interaktif yang dipandu Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Palopo, Sri Hindarti. Dalam kesempatan itu, ia membahas sejumlah isu perpajakan yang ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk terkait pengenaan pajak pada pencairan Jaminan Hari Tua (JHT).

Sri juga mengajak mahasiswa berperan aktif menyebarkan informasi yang benar mengenai manfaat pajak melalui berbagai platform digital.

Untuk meningkatkan partisipasi peserta, panitia turut menggelar permainan edukatif bertajuk “Cari Kata” yang dirancang untuk mengasah pemahaman mengenai istilah-istilah perpajakan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang lomba Instagram Story Live terbaik.

Melalui program Tax Goes To Campus, KPP Pratama Palopo berharap mampu membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman dan kesadaran perpajakan sejak dini, sehingga ke depan dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional melalui budaya taat pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *