Online24,Maros- Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ribuan calon penumpang terdampak pembatalan penerbangan tujuan Jakarta.
Sejumlah penumpang memilih melakukan penjadwalan ulang (reschedule) tiket. Sebagian lainnya meminta pengembalian biaya tiket (refund) untuk kemudian mengalihkan penerbangan ke kota tujuan lain, salah satunya melalui Surabaya.
Pantauan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (7/9/2026) siang, antrean penumpang masih terlihat di area keberangkatan.
Para penumpang tujuan Jakarta datang untuk mencari informasi terkait kepastian jadwal penerbangan mereka yang terdampak penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Banyak penumpang memilih menjadwal ulang penerbangan sambil menunggu kondisi kembali normal. Namun, ada pula penumpang yang memilih mengubah rute perjalanan agar tetap dapat mencapai lokasi tujuan.
Salah satunya Frederika, penumpang tujuan Jakarta. Dia memilih mengalihkan penerbangannya dari Jakarta ke Surabaya setelah penerbangan yang akan digunakannya terdampak pembatalan.
“Untuk sementara kita alihkan penerbangan ke Surabaya,” ujar Frederika.
Hingga Senin sekitar pukul 13.00 Wita, sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tujuan Jakarta masih mengalami pembatalan.
Tercatat terdapat 21 penerbangan kedatangan dan 17 penerbangan keberangkatan yang terdampak. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya.
Pada Minggu (6/9), tercatat sebanyak 46 penerbangan terdampak pembatalan akibat kondisi yang berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih melakukan koordinasi dengan maskapai untuk memantau perkembangan kondisi penerbangan serta memastikan penanganan terhadap penumpang yang terdampak.
Plt General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Luqman Mardian, mengatakan pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai terkait perkembangan operasional penerbangan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk menentukan langkah penanganan bagi calon penumpang yang penerbangannya terdampak.
Kondisi penerbangan selanjutnya masih menyesuaikan perkembangan situasi erupsi Gunung Anak Krakatau dan kondisi operasional bandara tujuan.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus berkoordinasi dengan maskapai terkait status penerbangan dan pilihan penjadwalan ulang maupun pengalihan rute.

















