Picu Kemacetan di Pengayoman, DPRD Makassar Ancam Cabut Izin Toko Alaska

dprd-makassar

Online24, Makassar – Semrautnya penataan parkir adalah salah satu pemicu kemacetan, seperti yang terjadi di Jalan Pengayoman Makassar, tepatnnya di depan Toko Alaska, Minggu (11/04/2021).

Minimnya lahan parkir di Toko tersebut, sementara tingkat pengunjung yang tinggi, sehingga menjadi pemicu kemacetan di kawasan Jalan Pengayoman.

Terjadinya kemacetan itu, tak hanya terjadi akibat sejumlah kendaraan yang parkir mengambil badan jalan. Naik turunnya pengunjung di kendaraan juga menjadi penyebab kemacetan. Tentunya Keadaan ini sangat dikeluhkan warga.

“Ini Toko Alaska tidak punya lahan Parkir yang luas, akhirnya pengunjung parkir kendaraan di Jalan. Kemacetan di depan tokoh itu sudah lama, ini sangat memperlambat kendaraan. Pemerintah dan DPRD Makassar harus turun tangan mengambil tindakan,” keluah Arham salah seorang pengendara.

Menanggapi kemacetan tersebut, Anggota DPRD Makassar Supratman dari Fraksi NasDem langsung angkat bicara, segara mengambil tindakan menyelesaikan persoalan kemacetan di depan Toko Alaska.

“Adanya keluhan warga, terkait kemacetan di Alaska, Ini sebenarnya rana komisi C. Tapi saya tentu akan berkoordinasi dengan teman teman di Komisi C untuk menyelesaikan persoalan kemacetan di depan Toko Alaska Itu,” kata Supratman.

Supratman mengatakan, bahwa dirinya akan meminta komisi C untuk memanggil pihak Alaska dan sejumlah pihak terkait seperti dari Dinas Perhubungan Kota Makassar dan Pihak PD Parkir.

Menurut Supratman kemacetan yang terjadi karena penggunaan parkir di bahu jalan, Dinas Perhuhungan Kota Makassar harus tingkatkan pengawasan.

“Seharusnya Dinas Perhubungan Kota Makassar lebih aktif melakukan pengawasan. Petugas dishub sebaiknya ada yang siaga disekitar Lokasi itu, jika ada parkir yang melanggar langsung gembok dan tilang saja kendaraannya,” Ujar Supra.

Supratman menegaskan jika pihak Alaska tak mampu menyelesaikan parkiran yang memicu kemacetan di Kawasan jalan Pengayoman. Anggota DPRD Makassar mengancam akan menginstruksikan Pemkot Makassar mencabut Izin usaha toko Alasaka.

“Kalau masalah parkiran Alaska tidak mampu diselesaikan, kami minta dicabut izinya,” tegas Supratman. (*)

Pemkot Makassar