Wakil Bendahara Komite SMAN 5 Makassar “Becce” Akan Laporkan Balik Oknum Wartawan ke Polisi

dprd-makassar

Online24jam, Makassar, — Setelah menjadi bulan bulanan oleh beberapa oknum wartawan dan LSM yang memviralkan video ke media sosial, akhirnya Wakil Bendahara Komite SMA Negeri 5 Makassar, Andi Nurmi Nunne buka suara dengan menggelar konferensi pers di Warkop Enreco Jalan Toddopuli Kota Makassar, kamis sore (14/10/21).

Becce nama viral Andi Nurmi Nunne menuturkan kejadian sebenarnya dimana usai peliputan kegiatan vaksinasi Polda Sulsel yang dilaksanakan di SMAN 5 Makassar pada tanggal 29 September 2021 lalu.

Puluhan orang yang mengaku oknum wartawan dan LSM ini tak mau meninggalkan acara tersebut lantaran tak mendapatkan amplop dari pihak sekolah, meskipun kegiatan vaksinasi tersebut telah usai.

“Itu oknum wartawan dan LSM tidak mau pulang, padahal kegiatan tersebut sudah selesai, kata beberapa oknum wartawan dan LSM sembari memberikan kertas daftar hadir, untuk disodorkan sekaligus bertemu kepala sekolah SMAN 5 Makassar”, jelas Becce

Diakui Becce tak hanya di kegiatan vaksinasi tersebut, namun mereka ini sudah melakukan hal yang sama beberapa tahun lalu sejak 2018 selalu saja ada wartawan dan LSM datang ke sekolah ini dengan dalih bersilaturahmi dengan kepala sekolah.

“alasannya ketemu kepala sekolah katanya mau silatuhrami, dan tidak mau beranjak dari kursi kalau tidak dikasih amplop,” ungkap Becce.

Pengaduan oknum wartawan ke Polda Sulsel yang dilayangkan rabu kemarin (13/10/21) tidak membuat Wakil Bendahara Komite SMAN 5 Makassar ini gentar, bahkan dirinya akan melaporkan balik oknum wartawan dan LSM tersebut.

“Sambil mempelajari dan mengumpulkan beberapa bukti-bukti video dan rekaman cctv di sekolah setelah itu kita akan laporkan balik oknum wartawan dan LSM tersebut”, pungkasnya.

Sekedar diketahui, peristiwa ini menyita perhatian beberapa alumni SMAN Negeri 5 Makassar dan menyatakan siap mengawal Becce, bahkan Kepala Sekolah SMAN 5 Makassar siap bersaksi jika diminta klarifikasi dari peristiwa viral tersebut.(*)

Pemkot Makassar