Online24,Maros – Pemerintah Kabupaten Maros memberikan penghargaan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menunjukkan kinerja terbaik sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros. Penghargaan tersebut diserahkan saat upacara rutin yang berlangsung di Lapangan Pallantikang, Senin (6/7/2026).
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada OPD yang berhasil memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya berdasarkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
“Alhamdulillah hari ini, sebagai rangkaian Hari Lahir Kabupaten Maros ke-67, kami memberikan beberapa apresiasi kepada OPD, khususnya yang mendapatkan nilai SAKIP dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ketua PMI Maros ini.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Daerah Maros Takdir mengungkapkan, kriteria penilaian SAKIP adalah penilaian sistematis terhadap OPD. Tujuannya untuk memastikan perencanaan, penggunaan anggaran dan pelaksanaan program berorientasi pada hasil.
“Sesuai Permen PANRB Nomor 8 tahun 2001 ada lima kriteria penilaian seperti penilaian kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja,” ujarnya.
Takdir menambahkan, OPD yang menerima penghargaan SAKIP adalah OPD yang capaian nolai SAKIP-nya bernilai minimal sangat baik atau BB. OPD tertinggi nilai sakipnya adalah Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan nilai 80,05 atau A.
“Kalau kecamatan paling tinggi nilai sakipnya adalah kecamatan Camba. Dan ada 5 kecamatan yang menerima penghargaan SAKIP,” bebernya.
OPD yang menerima penghargaan SAKIP adalah BKPSDM, Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, DP3DALDUK KB serta Dinas Pariwisata, Pemudan dan Olahraga.
“Untuk kecamatan selain Camba ada Bontoa, Maros Baru, Bantimurung dan Mandai,” jelasnya.
Selain penghargaan SAKIP, Pemkab Maros juga menggelar lomba kebersihan antar-OPD sebagai upaya mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih dan nyaman.
“Kami juga mengadakan lomba kebersihan yang koordinatornya adalah Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Maros juga melakukan prosesi pemotongan tumpeng dan potong kue ulang tahu bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) tertua dan termuda di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros.
Menurut Chaidir, keterlibatan ASN tertua merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian panjang kepada masyarakat, sedangkan ASN termuda diharapkan menjadi simbol semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Yang tertua karena beliau sudah memberikan pelayanan paling lama di pemerintahan. Mudah-mudahan pengabdiannya kepada masyarakat semakin baik. Sedangkan yang termuda, kami berharap semangat pelayanannya terus terjaga sehingga bisa memberikan pelayanan yang semakin baik ke depan dan menjadi contoh yang baik,” tuturnya.
Setelah itu, tumpeng dan kue ultah di Lapangan diperebutkan dan dinikmati bersama oleh seluruh ASN yang hadir upacara.
Mantan ketua DPRD Maros ini menambahkan, rangkaian peringatan HUT ke-67 Kabupaten Maros masih akan berlanjut. Ia menyebut puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (7/7/2026).











