Lantamal VI Pantau Kedatangan TKI Malaysia Di Pelabuhan Nusantara Pare-Pare

Online24jam, Makassar, – Sebanyak 88 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia tiba di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada hari Minggu pagi, (17/05/2020). Para TKI tersebut langsung diperiksa kesehatannya setelah perjalanan dari Nunukan, Kalimantan Utara dengan menumpangi KM Thalia.

Asisten Operasi (Asops) Danlantamal VI Kolonel Ardhi Sunaryo, S.T., M.M., yang mewakili Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas yang bertugas sebagai Koordinator Satgas Terpadu Covid-19 Transportasi Laut Sulsel 2020 melaksanakan pengecekan dan monitoring terhadap kedatangan para TKI tersebut.

“Bersama-sama dengan pihak TNI/POLRI serta Pemerintahan terkait setempat di Kota Pare-pare ini, kami melaksanakan monitoring dan pengecekan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yaitu pengecekan suhu badan dengan thermo scan dan disinfektan terhadap para TKI yang baru saja datang di Pelabuhan Nusantara Pare-pare”, ujar Asops Danlantamal VI.

“Pemeriksaan dilaksanakan mulai dari dermaga sampai dengan pintu masuk ke dermaga pelabuhan oleh petugas kesehatan gabungan dari BPBD dan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar dan dengan memakai pakaian APD lengkap”, kata Kolonel Laut Ardhi yang juga menjabat sebagai Dansubsatgas Covid-19 Lantamal VI ini.

Asops Danlantamal VI juga mengatakan usai menjalani pemeriksaan dan pengecekan kesehatan, kemudian para TKI ini akan diserahkan kepada Tim Satgas Covid-19 masing-masing Kabupaten yang menjadi tujuannya untuk dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Adapun rincian jumlah dan tujuan daerah para TKI tersebut yaitu 21 orang dengan tujuan Kabupaten Bone, 19 orang dengan tujuan Kabupaten Pinrang, 21 orang dengan tujuan Kabupaten Wajo, 5 orang dengan tujuan Kabupaten Enrekang, 4 orang dengan tujuan Kabupaten Sidrap, 1 orang dengan tujuan Kabupaten Bulukumba, 5 orang dengan tujuan Kabupaten Toraja Utara, 1 orang dengan tujuan Kabupaten Toli-toli, 1 orang dengan tujuan Kabupaten Luwu Utara/Masamba, 3 orang dengan tujuan Kabupaten Polman, 6 orang dengan tujuan Kota Makassar dan 1 orang dengan tujuan Kabupaten Gowa.